read news – Pelajar SMA di Kota Batam Ikuti Workshop Pembawa Acara untuk Pemula

0
Workshop and Competition MC And Broadcaster For Beginner digelar di kota  Batam dibuka oleh Setdako Batam Jefridin (kedua dari kiri). Acara berlangsung dua hari, Sabtu s.d Minggu (20-21/05/2023) di Mall Botania 2. (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)
Workshop and Competition MC And Broadcaster For Beginner digelar di kota  Batam dibuka oleh Setdako Batam Jefridin (kedua dari kiri). Acara berlangsung dua hari, Sabtu s.d Minggu (20-21/05/2023) di Mall Botania 2. (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com –  Workshop and Competition MC And Broadcaster For Beginner digelar di kota  Batam. Acara besutan Perkumpulan Pembawa Acara (Perwara) Kota Batam yang ditujukan kepada pemula ini  berlangsung dua hari, Sabtu s.d Minggu (20-21/05/2023) di Mall Botania 2.

Acara ini diikuti  oleh siswa dan siswi SMA/SMK di Kota Batam. Workshop ini secara resmi dibuka oleh Jefridin, M. Pd, Sekretaris Daerah Kota Batam.

Selaku Pembina Perwara Kota Batam, ia mengapresiasi Workshop yang ditujukan bagi siswa/siswi SMA/SMK di Kota Batam. Harapannya melalui workshop ini dapat meningkatkan kualitas Perwara di Kota Batam.

“Perwara ini satu-satunya hanya ada di Indonesia. Sebagai Pembina, Saya punya kewajiban untuk membina Perwara ini,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa Peran Perwara sangat penting sekali dalam memandu suatu acara. Peran seorang Perwara menurutnya sama dengan seorang moderator.

“Perwara sebagai corong menyampaikan informasi dari Pemerintah. Tugasnya sangat mulia, karena seorang Perwara harus cerdas dan harus banyak tahu sehingga dapat menghidupkan acara yang dipandunya,” katanya memotivasi peserta Workshop.

Dalam hal menentukan pilihan kata menurutnya juga harus menjadi perhatian seorang Perwara. Maka seorang Perwara harus menguasai EYD sesuai KBBI.

“Workshop ini sangat bagus sekali. Perwara harus memiliki wawasan yang luas terutama soal Batam. Termasuk menguasai budaya daerah, misalnya dalam hal berpantun. Kita harus branding diri kita tentang pengetahuan bahasa, budaya daerah harus diketahui termasuk audiens yang hadir dalam acara itu pun kita harus ketahui,” pesannya lagi.

Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan