
BATAM, batamtv.com – Pembangunan infrastruktur yang digalakkan Pemko Batam , diselingi dengan dampak lainnya. Salah satunya adalah tersendatnya arus kendaraan yang kerap terjadi di titik titik kemacetan di Kota Batam.
Salah satunya adalah di Simpang Cikitsu Kota Batam. Hal ini disampaikan Ketua RW 21 Kelurahan Belian, Batamkota, Nanang saat bertemu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat Rudi menghadiri Pelantikan Ketua RW 21 Keluragan Belian di Fasum Perumahan Cipta Regency.
Nanang menyebut berharap, Wali Kota menyampaikan Pemerintah Provinsi untuk melebarkan jalan di depan Taras. “Karena selain jalan berlobang dan sering macet. Kami tahu itu statusnya milik Provinsi, semoga ini menjadi perhatian dan kami yakin pak Rudi bisa menyelesaikannya,” ujar Nanang, Sabtu (7/1/2023).
Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, akan menyampaikan apa yang dikeluhkan warganya.
Di kepemimpinan Rudi, sejauh ini pusat kemacetan dan pusat ekonomi sudah dibenahi. Namun, jika status jalan di luar wewenangnya sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam, akan dicarikan solusinya.
Terlepas dari itu, Rudi mengungkapkan upaya yang sudah ia lakukan selama menjabat Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam.
“Mulai Senin besok jalan di depan ini (Jalan Hang Tuah) sudah dibangun hingga Nongsa. Bahkan, bundaran Punggur dibangun berdiameter 100 meter,” ujar Rudi.
Bahkan, jalan itu ditargetkan selesai hingga Desember nanti. Ia berharap, dukungan warga demi percepatan pembangunan. “Sebelum jabatan saya selesai, jalan ini harus selesai,” katanya.
Tak hanya itu, beberapa jalan lain yang merupakan pusat kemacetan dan keramaian sudah dibangun lebar. “Kami bangun tanpa pilih kasih, semua kami bangun,” katanya.
Editor : Pariadi
Reporter : Muhammad Amin









































