
BATAM, batamtv.com – Pembangunan infrastruktur di Kota Batam masif dilakukan oleh Pemko Batam. Sebagai bagian dari masyarakat, para Imam Masjid di Kota Batam juga dibekali dengan kemampuan interpreneurship untuk memanfaatkan pembangunan infrastruktur tersebut.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid membuka pelatihan enterpreneur Imam Masjid Kota Batam di PIH Batam Center, Senin (26/12). Jefridin mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengapresiasi kegiatan ini, karena pelatihan ini sangat baik untuk menambah wawasan kewirausahaan.
Menurutnya, walikota sangat konsen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat mengambil manfaat pembangunan infrastruktur yang kini masif dilakukan di Batam.
“Beliau mengatakan begini “Masyarakat Batam agar mengambil manfaat pembangunan infaktruktur, jalan, palabuhan juga bandara dibangun dan sebagainya untuk masyarakat mengambil manfaatnya,” papar Jefridin.
Lanjut dia, maka hal yang tepat jika semangat enterpreneur ditingkatkan, termasuk di kalangan imam masjid. Sektor ini juga akan menggenapi berbagai upaya yang dilakukan Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Selain itu, pembangunan yang dilakukan juga agar semakin banyak investor maupun wisatawan yang datang ke Batam. Bukan tanpa sebab, Batam merupakan daerah yang mengandalkan jasa.
“Batam ini istimewa, dikaruniai lokasi yang strategis. Makanya pak wali terus mengembangkan infrastruktur penunjangnya,” imbuhnya.
Jefridin yang juga Ketua Harian TPID Kota Batam menyampaikan pembangunan berskala makro ini tidak melupakan urusan yang berkaitan dengan masyarakat. Sebagai contoh, pengendalian harga bahan pokok melalui TPID.
“Bisa juga manfaatkan perkarangan masjid itu untuk menanam cabai karena untuk musim sekarang harganya mahal,” kata dia.
Selain memperhatikan masyarakat secara umum, kemudian, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga terus berkomitmen memperhatikan kelompok yang menjadi garda terdepan membantu pemerintah.
“Jadi khusus IPIM misalnya pak wali selain memberikan insentif insyaallah kalau PAD meningkat itu akan di naikin beliau jadi Rp 750 ribu. Saya sebagai TPAD sudah di perintahkan beliau. Alhamdulillah sudah bahas dengan DPRD,” pungkasnya.
Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan









































