read news – Mayoritas Warga Bengkong Keluhkan Curanmor dan Kenakalan Remaja 

0
Kapolresta Barelang, Kombespol Nugroho Tri Nuryanto (kedua dari kiri) saat berdialog dengan warga di  Kantor Camat Bengkong, Selasa (6/12/2022).  Sederet masalah disampaikan warga yang mengadukan permasalahan yang dihadapi dan menyampaikan  curhat keluhan yang dirasakan warga secara langsung. (Foto : Muhammad Amin - batamtv.com)
Kapolresta Barelang, Kombespol Nugroho Tri Nuryanto (kedua dari kiri) saat berdialog dengan warga di  Kantor Camat Bengkong, Selasa (6/12/2022).  Sederet masalah disampaikan warga yang mengadukan permasalahan yang dihadapi dan menyampaikan  curhat keluhan yang dirasakan warga secara langsung. (Foto : Muhammad Amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Puluhan warga Bengkong Kota Batam mengeluhkan masih sering terjadinya aksi kriminalitas di lingkungan mereka tinggal. Beberapa di antaranya  adalah tindakan kriminal yang dilakukan para pelaku pencurian kendaraan jenis motor .

Kendaraan jenis motor roda dua yang  paling sering dilaporkan ke polisi lantaran kerap hilang baik di tenpat keramaian, fasilitas umum hingga di dalam rumah.

Keluhan yang disampaikan  warga soal keinginan mereka meminta agar pihak kepolisian untuk berkeliling melakukan patroli dan merazia warnet-warnet maupun ruko-ruko kosong di kecamatan Bengkong. Ini terkait dengan dugaan kenakalan remaja yang saat ini juga sering terjadi.

Sederet masalah tadi disampaikan warga saat berkesempatan berdialog dengan Kapolresta Barelang, Kombespol Nugroho Tri Nuryanto di Kantor Camat Bengkong, Selasa (6/12/2022). Warga berkesempatan mengadukan permasalahan yang dihadapi dan menyampaikan  curhat keluhan yang dirasakan warga secara langsung.

Kapolresta Barelang, Kombespol Nugroho Tri Nuryanto menanggapi persoalan yang disampaikan warga . Nugroho mengatakan kegiatan itu juga merupakan upaya untuk lebih mendekatkan diri dan membangun kemitraan dengan masyarakat dalam pemeliharaan keamanan serta ketertiban.

“Kami sengaja hadir untuk mendengarkan curhatan warga soal permasalahan dugaan penculikan anak kemudian kenakalan remaja, Curanmor dan gangguan-gangguan kamtibmas lainnya,” kata Nugroho di Kantor Camat Bengkong,

Polisi , kata Nugroho tetap bekerja melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan.  Namun, kata dia, “Upaya preventif juga harus maksimal dilakukan. Peran serta masyarakat untuk mencegah kejahatan terjadi sangat diperlukan”.

Terkait  informasi penculikan yang marak terjadi di media sosial baru-baru ini , Kombespol Nugroho menegaskan kalau  itu tidak benar alias hoax.

“Namun soal  kejahatan  akan terus kita awasi. Untuk itu, masyarakat juga harus peran aktif membantu polisi untuk mencegah tindakan-tindakan kriminal yang mungkin saja terjadi nanti,” ujarnya.

Kapolsek Bengkong, Iptu Mardalis usai acara menambahkan,  kegiatan tersebut diharapkan juga sebagai masukan bagi polisi untuk berkerja lebih baik lagi ke depannya.

Mardalis juga merinci beberapa persoalan seperti  warga yang meminta pihak kepolisian melakukan sidak ke toko-toko onderdil dan sparepart sepeda motor terkait penjualan alat-alat kendaraan bermotor yang diduga hasil curian.

“Warga mengeluhkan  penggunaan knalpot yang tidak standar atau brong pada kendaraan bermotor karena mengusik kenyamanan masyarakat dan ketertiban berlalu lintas,” jelas Mardalis.

Tak ketinggalan Mardalis mengimbau keluarga dan terutama orang tua untuk ketat mengawasi anak dan lingkungan sekitarnya.

“Jangan cemas, harus tetap waspada terhadap anak-anak kita. Silakan dikroscek terlebih dahulu ke pihak kepolisian sebelum menyebarkan video-video yang berkaitan dengan penangkapan. Karena itu akan meresahkan masyarakat,” pesannya.

Pihak Polresta Barelang juga membuka layanan pengaduan melalui media sosial.  Masyarakat  bisa menyampaikan keluhan, masukan, kritik, saran melalui nomor WhatsApp 085243888007.

Masyarakat juga bisa menyampaikan keluhan dan aduan ke Facebook: polrestabarelangbatam, Instagram: @polrestabarelang, atau Twitter: @resta-barelang dan TikTok: polrestabarelang.

Editor : Oktarian

Reporter : Muhammad Amin