read news- Seuntai Doa untuk Korban Gempa Cianjur dari Bintan

0
Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono (deret depan , nomor empat dari kanan), mengikuti sholat gaib dan doa bersama yang berlangsung usai salat Jumat di Mesjid Darul Mutaqqin Polres Bintan, Jumat (2/12/2022).  Salat gaib dipimpin oleh Ustad Farhan dan diikuti  Pejabat Utama dan seluruh personel serta Siswa Diktukba SPN Polda Kepri yang beragama Islam. (Foto : Dwi Susilo - batamtv.com)
Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono (deret depan , nomor empat dari kanan), mengikuti sholat gaib dan doa bersama yang berlangsung usai salat Jumat di Mesjid Darul Mutaqqin Polres Bintan, Jumat (2/12/2022).  Salat gaib dipimpin oleh Ustad Farhan dan diikuti  Pejabat Utama dan seluruh personel serta Siswa Diktukba SPN Polda Kepri yang beragama Islam. (Foto : Dwi Susilo - batamtv.com)

BINTAN, batamtv.com – Duka para korban gempa Cianjur masih terasa. Sebagai bentuk duka cita mendalam banyak masyarakat melakukan salat ghoib yang ditujukan kepada para korban tewas akibat gempa tersebut.

Tak terkecuali jajaran Polres Bintan yang menggelar sholat gaib dan doa bersama untuk korban terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.  Sholat gaib dan doa bersama ini berlangsung usai salat Jumat di Mesjid Darul Mutaqqin Polres Bintan, Jumat (2/12/2022).

Salat gaib dipimpin oleh Ustad Farhan dan diikuti Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, Pejabat Utama dan seluruh personel serta Siswa Diktukba SPN Polda Kepri yang beragama Islam.

Usai salat gaib, AKBP Tidar Wulung Dahono, beserta segenap jajaran Polres Bintan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Cianjur.

Ia menuturkan, musibah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, menjadi luka mendalam untuk Indonesia termasuk Kabupaten Bintan.

“Saya serta seluruh keluarga besar Polres Bintan turut berduka cita atas musibah yang terjadi kepada saudara kita di sana, semoga korban yang belum ditemukan akan segera ditemukan dan yang meninggal semoga meninggal dalam kondisi husnul khotimah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan serta keikhlasan,” ucap AKBP Tidar.

Tidar mengajak warga mendoakan para  korban yang ditimpa musibah dan pelaksanaan salat gaib juga merupakan kewajiban umat Islam untuk mendoakan serta mensalatkan jenazah yang tidak diketahui keberadaannya.

Editor : Oktarian

Reporter : Dwi Susilo