read news – Susahnya Tenaga Kerja Lokal Batam Terserap Dunia Industri

0
Ketua Komisi 2 DPRD Kepri , Wahyu Wahyudin mengaku miris atas banyaknya calon pekerja lokal yang tidak terserap industri di Batam. (Foto : muhammad amin - batamtv.com)
Ketua Komisi 2 DPRD Kepri , Wahyu Wahyudin mengaku miris atas banyaknya calon pekerja lokal yang tidak terserap industri di Batam. (Foto : muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com, – Calon pekerja lolal di sekitar perusahaan  di Batam masih banyak yang  belum tercover . Hal ini menjadi persoalan tersendiri. Apalagi saat perusahaan perusahaan tersebut, justru , doyan ‘mengimpor’ calon pekerja dari luar Batam.

Menghadapi situasi seperti ini, Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin meminta perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Hal itu disampaikannya saat reses di Dapil Kepri 6 Batam yang meliputi Bulang, Galang, Sei. Beduk, dan Nongsa.

Wahyu mengaku  masih banyak menemukan banyak penduduk usia bekerja yang menganggur. Ironisnya  kata Wahyu, dapil tersebut itu merupakan lokasi tempat bertenggernya berbagai jenis kawasan industri.

“Setiap kita reses selalu saja ada masyarakat yang mengadu belum mendapatkan pekerjaan, padahal tinggal dan berdomisili ada di dekat kawasan industri ” kata Wahyu Wahyudin  Selasa (1/11/2022).

Ia pun mengimbau perusahaan untuk merekrut tenaga kerja lokal dan menghentikan perekrutan dari luar daerah.

Politisi PKS itu juga meminta agar Pemprov dan Kabupaten/Kota gencar melakukan pelatihan kerja.

“Selama ini perusahaan beralasan tenaga kerja lokal nggak berkualitas, Pemda harus galakkan pelatihan kerja, perusahaan juga bisa ikut serta anggap saja pelatihan ini sebagai upaya rekrutmen,” ujarnya.

Wahyu optimis, angka pengangguran di Kepri khususnya Batam akan berhasil diturunkan jika perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal.

editor : abyaqsa ra

reporter : muhammad amin