read news – Atasi Dampak Banjir, Alat Berat di Lubukbaja Keruk Saluran Drainase

0
Inilah belko (alat berat) yang tengah membuat parit untuk mengurangi dampaok debit air yang tidak tertampung lagi akibat hujan Jumat (7/10/2022). (f: muhammad amin - batamtv.com)
Inilah belko (alat berat) yang tengah membuat parit untuk mengurangi dampaok debit air yang tidak tertampung lagi akibat hujan Jumat (7/10/2022). (f: muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com  – Hujan deras di Batam kerap menyebabkan terjadinya banjir. Banjir  yang terjadi di Batam, lebih dominan disebabkan terjadinya luapan air yang terjadi di drainase yang ukurannya tidak memadai.

Hal ini terjadi di Kawasan kadat penduduk Bukit Timur RT 05 RW 06 Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja, Jumat (07/10/2022).

Hujan deras yang mengguyur  beberapa hari ini berdampak terjadinya banjir  di rumah warga Bukit Timur RT 05 RW 06 Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

Debit air hujan yang banyak mengakibatkan air meluap ke jalan dan selanjutnya mengalir hingga ke pemukiman warga .

Mengatasi hal ini , Polsek Lubuk Baja turun langsung mendatangi rumah warga yang terkena banjir dan mencari penyebab terjadinya banjir. Dari hasil penelusuran, didapati bahwa air hujan masuk ke dalam saluran drainase.

Namun, saluran drainnase  tidak dapat menampung air sehingga meluap ke jalan dan selanjutnya mengalir hingga ke pemukiman warga.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan, air hujan masuk ke dalam saluran parit besar , namun saluran drainase tidak dapat menampung air.

“Banyaknya debit air hujan mengakibatkan air meluap ke jalan dan selanjutnya mengalir hingga ke pemukiman warga Bukit Timur RT 05 RW 06 Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja,” ungkap Budi, Sabtu (8/10/2022).

Kapolsek juga mengatakan bahwa akibat dari banjir tersebut terdapat sekitar 30 rumah yang terendam air.

“Ada sekitar 30 rumah yang terdampak akibat aur yang meluap tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, personil Polsek Lubuk Baja meminta bantuan kepada PT Cahaya Dinamika Harum Abadi (CDHA) supaya bisa meminjamkan alat berat untuk membuat tanggul serta mengeruk (pendalaman) terhadap saluran irigasi supaya aliran air menjadi lancar.

Tidak berapa lama alat berat berupa beko milik PT. CDHA langsung membuat tanggul dan mengeruk (pendalaman) saluran irigasi air sehingga menjadi lancar. “Semoga bisa membantu mengurangi dampak yang terjadi,” kata Kompol Budi Hartono.

editor : abyaqsa ra

reporter : muhammad amin