
Batam, batamtv.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir memastikan perbaikan jaringan pipa air minum di kawasan Muka Kuning rampung pada Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB.
Setelah pekerjaan selesai, pengaliran air kepada pelanggan di wilayah terdampak mulai dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kestabilan tekanan dan keamanan jaringan.
BP Batam menyampaikan permohonan maaf atas gangguan suplai air yang berlangsung lebih lama dari perkiraan awal, khususnya bagi pelanggan di kawasan Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan sekitarnya.
Selama proses perbaikan berlangsung, BP Batam juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.
Pekerjaan relokasi pipa berdiameter 800 milimeter di depan Kawasan Batamindo telah dimulai sejak Rabu (26/8/2026). Dalam prosesnya, tim teknis menghadapi sejumlah kendala, terutama pada tahap penyambungan dan pengelasan pipa sehingga pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama dari rencana awal.
Pada Jumat (28/8/2026), saat dilakukan uji coba pengaliran, tim menemukan kebocoran pada jaringan. Kondisi tersebut membuat proses perbaikan harus dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengujian untuk memastikan sambungan pipa aman sebelum jaringan kembali dioperasikan.
Setelah melalui proses penanganan dan pengujian, seluruh pekerjaan akhirnya rampung pada Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB. Pengaliran air kemudian dilakukan secara bertahap guna menjaga tekanan jaringan dan mengantisipasi gangguan lanjutan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu siang untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai target.
“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur, dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan,” tegas Amsakar.
Amsakar menegaskan, pemulihan layanan air menjadi salah satu prioritas BP Batam. Ia meminta jajaran teknis dan pengelola layanan mengawal proses distribusi hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan gangguan layanan air menjadi perhatian serius karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Denny menyampaikan permohonan maaf atas gangguan suplai yang berlangsung lebih lama dari perencanaan awal serta mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses perbaikan.
“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih. Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” kata Denny.
BP Batam bersama PT Air Batam Hilir akan terus memantau proses pengaliran dan kondisi jaringan setelah pekerjaan selesai. Evaluasi juga dilakukan untuk meningkatkan kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan, serta kualitas pelayanan air minum.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : ronny alimin
Reporter : sonia nurulaini









































