Popda X Kepri 2026, Batam Raih 94 Medali dan Bonus Atlet Capai Rp823 Juta

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama sejumlah atlet Batam saat Malam Apresiasi Olahragawan, Pelatih, dan Manajer Olahraga Berprestasi Kota Batam di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Sabtu (29/8/2026) malam.

Batam, batamtv.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan apresiasi dan bonus kepada atlet, pelatih, serta manajer olahraga berprestasi yang memperkuat Kontingen Kota Batam pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2026.

Apresiasi tersebut diberikan dalam Malam Apresiasi Olahragawan, Pelatih, dan Manajer Olahraga Berprestasi Kota Batam di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Sabtu (29/8/2026) malam. Kegiatan itu dihadiri sekitar 850 tamu undangan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi perjuangan seluruh kontingen yang telah membawa nama Batam dalam Popda X Kepri. Batam berhasil menempati posisi runner-up dengan raihan 94 medali.

“Kota Batam menempati posisi runner-up pada Popda X Kepri kali ini. Meski kita unggul dari segi jumlah sekolah, kelengkapan fasilitas, hingga kuantitas atlet, kita harus tetap sportif menerima hasil ini,” ujar Amsakar.

Batam sebelumnya tercatat sebagai juara umum Popda selama delapan tahun berturut-turut. Karena itu, Amsakar meminta hasil tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar.

Ia menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan (Disdik), serta Sekretaris Daerah Kota Batam melakukan evaluasi dan memperkuat pembinaan pada cabang olahraga yang masih perlu ditingkatkan.

Menurut Amsakar, prestasi olahraga merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Kemajuan tersebut perlu berjalan seiring dengan peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga iklim pembangunan Batam tetap kondusif dan menghindari narasi yang dapat memicu perpecahan.

“Mari kita hentikan narasi kontraproduktif, rasa saling curiga, dan komentar spekulatif tanpa pemahaman komprehensif. Mari bergandengan tangan demi menjaga iklim pembangunan Batam yang makin kondusif,” imbaunya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kota Batam Heriman melaporkan, Kontingen Batam diperkuat 231 orang yang terdiri atas 171 atlet, 18 pelatih, 10 manajer atau ofisial cabang olahraga, serta 14 ofisial kota.

Kontingen Batam berlaga pada 10 cabang olahraga dalam Popda X Kepri yang berlangsung 2–18 Juli 2026 di Tanjung Balai Karimun. Dari ajang tersebut, Batam mengoleksi 23 medali emas, 34 medali perak, dan 37 medali perunggu.

Atas capaian tersebut, Pemko Batam mengalokasikan dana pembinaan dan bonus sebesar Rp823 juta. Bonus peraih emas ditetapkan Rp5 juta untuk kategori perorangan, Rp2,5 juta untuk ganda, dan Rp1,5 juta untuk beregu.

Peraih medali perak memperoleh Rp3 juta untuk perorangan, Rp1,5 juta untuk ganda, dan Rp1 juta untuk beregu. Sementara peraih perunggu menerima Rp2 juta untuk perorangan, Rp1 juta untuk ganda, dan Rp750 ribu untuk beregu.

Dari 23 medali emas yang diraih, pencak silat menyumbangkan enam medali, renang lima, bulu tangkis empat, atletik tiga, tenis lapangan dua, serta bola basket dan bola voli masing-masing satu medali emas.

Raihan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet sekaligus menjadi evaluasi bagi Pemko Batam untuk meningkatkan pembinaan olahraga pelajar agar mampu kembali merebut posisi juara umum pada Popda mendatang.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : ronny alimin
Reporter : sonia nurulaini