Dewi Ansar Buka Craft Festival 2026, Dorong PBC Cetak Generasi Muda Kreatif dan Adaptif

0
Ketua TP PKK Kepri, Dewi Kumalasari Ansar menghadiri Open House sekaligus membuka kegiatan Craft Festival diselenggarakan Politeknik Bintan Cakrawala, Kamis (27/8/2026).

Bintan, batamtv.com – Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, menghadiri Open House Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) sekaligus membuka Craft Festival 2026, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan evolusi kampus PBC sekaligus momentum untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

Dalam sambutannya, Dewi Ansar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, evolusi kampus tidak hanya dimaknai sebagai perubahan fisik maupun kelembagaan, tetapi juga sebagai tanda bahwa dunia pendidikan harus terus berkembang dan beradaptasi.

“Kegiatan ini menjadi momentum penanda perjalanan dan perkembangan pendidikan di sebuah institusi pendidikan,” ujarnya.

Ia menilai semangat evolusi harus menjadi dorongan untuk terus melakukan perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

“Melalui semangat evolusi kampus yang digaungkan Politeknik Bintan Cakrawala ini, perubahan menjadi satu titik untuk terus berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya, sehingga kualitas pendidikan yang dihasilkan akan semakin meningkat,” jelasnya.

Sementara terkait Craft Festival 2026, Dewi Ansar berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan dalam menghasilkan produk kerajinan.

Menurutnya, kerajinan tangan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung ide, keterampilan, identitas, cerita, budaya, hingga nilai ekonomi bagi penciptanya.

“Kerajinan atau craft tidak hanya menjadi barang yang memiliki nilai estetika, tetapi juga terdapat ide, keterampilan, identitas, cerita, budaya, dan ekonomi bagi penciptanya,” ungkap Dewi Ansar.

Ia mengatakan pengembangan kerajinan tangan memiliki peran dalam memperkenalkan budaya daerah, memperkuat ekonomi kreatif, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dewi Ansar juga menilai Kepulauan Riau memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif. Keberagaman budaya, tradisi Melayu, karakter wilayah kepulauan, dan potensi pariwisata dapat menjadi modal untuk menghasilkan produk kreatif dan kerajinan yang memiliki nilai tambah.

“Apalagi Provinsi Kepri berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif. Keberagaman budaya, tradisi Melayu, wilayah kepulauan, dan potensi pariwisata menjadi modal yang harus dikembangkan menjadi produk dan kerajinan tangan atau craft yang memiliki nilai tambah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dewi Ansar berharap berbagai kegiatan di PBC dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas. Ia juga berharap PBC mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga inovatif, kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing.

“Kita berharap melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, Politeknik Bintan Cakrawala mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu berinovasi, tidak takut menghadapi perubahan, dan menjadi generasi muda Kepri yang berkualitas,” pungkasnya.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : dwi susilo