
Batam, batamtv.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Muhammad Syafei, S.T., M.M. menghadiri pelantikan Ketua dan Pengurus Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) Kota Batam di Hotel AP Premier, Sungai Jodoh, Batam, Kamis (13/8/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin selaku Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam melantik Rohaizat, S.T. sebagai Ketua APM Kota Batam.
Pelantikan turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardi Winata yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, jajaran Ketua LAM dari 11 kecamatan se-Kota Batam, perwakilan Bank Indonesia, pengelola Bandara Internasional Hang Nadim, Kantor Imigrasi Batam, serta pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
Muhammad Syafei menyampaikan ucapan selamat kepada Rohaizat beserta seluruh pengurus APM yang baru dilantik. Ia menilai kehadiran organisasi tersebut dapat memperkuat sektor pariwisata Kota Batam.
“Pariwisata merupakan sektor andalan yang memberikan kontribusi besar bagi PAD Kota Batam. Sektor ini perlu dikembangkan secara terintegrasi dengan melibatkan banyak pihak terkait. Kehadiran APM tentu sangat penting dan semakin melengkapi pelayanan jasa pariwisata yang semakin profesional di Kota Batam,” ujar Syafei.
Menurutnya, kemajuan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keberadaan destinasi yang menarik, tetapi juga kualitas pelayanan kepada wisatawan.
Karena itu, ia berharap seluruh insan pariwisata di Batam semakin kompak dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang datang.
Syafei juga menilai sektor pariwisata memiliki multiplier effect terhadap perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan memberikan dampak terhadap berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, pusat perbelanjaan, hiburan hingga objek wisata.
“Selain objek wisata yang menarik, pelayanan merupakan pendukung utama pariwisata. Dengan pelayanan yang berkualitas, tentu wisatawan akan merasa nyaman dan senang untuk datang kembali ke Batam,” katanya.
Sementara itu, Ketua APM Kota Batam Rohaizat mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak terhadap terbentuknya kepengurusan APM. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Rohaizat mengatakan potensi pariwisata Batam sangat beragam, mulai dari wisata alam, kuliner, MICE, hiburan, hingga kekayaan budaya dan warisan sejarah Melayu.
“Kita menginginkan para pemandu wisata atau tour guide tidak hanya menuntun wisatawan ke objek wisata, tetapi juga menjadi pemandu budaya dan warisan sejarah Melayu di Kota Batam,” ungkapnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Rohaizat menilai para pramuwisata perlu mendapatkan pembekalan dan pelatihan yang memadai, khususnya mengenai budaya dan sejarah Melayu.
Ia berharap APM dapat difasilitasi untuk memperoleh pelatihan pramuwisata melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Batam sehingga para tour guide semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.
“Para pramuwisata, baik yang bergabung di travel agent maupun profesional mandiri, merupakan garda terdepan dalam pelayanan terhadap wisatawan. Dengan meng-upgrade ilmu dan wawasan, terutama terkait potensi wisata budaya dan sejarah lokal, tentu akan meningkatkan daya tarik wisata di Kota Batam,” tambahnya.
Ketua Umum LAM Kota Batam Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin juga berharap APM dapat turut memperkenalkan potensi serta identitas kebudayaan Melayu yang menjadi bagian dari jati diri Kota Batam.
“Sebagai ujung tombak dalam pelayanan memandu wisatawan, APM perlu memperkenalkan potensi dan identitas kebudayaan Melayu daerah ini,” harapnya.
Dengan terbentuknya APM, sinergi antara pemerintah, DPRD, LAM, pelaku usaha, pramuwisata, dan pemangku kepentingan pariwisata diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Kota Batam.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : azura aronita









































