Tanjungpinang, batamtv.com – Dua event pariwisata unggulan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, yakni Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026, siap digelar sebagai bagian dari Kalender Event Pariwisata Provinsi Kepri Tahun 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, mengatakan berbagai persiapan teknis dan nonteknis telah dimatangkan agar pelaksanaan kedua agenda tersebut berjalan optimal.
“Seluruh pihak yang terlibat saya harapkan dapat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai harapan,” ujar Misni saat memimpin rapat finalisasi di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).
Kemilau Nusantara Kepri 2026 akan digelar pada 13–15 Juni 2026 di kawasan Laman Gurindam XII, tepatnya di depan Gedung LAM Kota Tanjungpinang. Sementara Penyengat Heritage 2026 akan berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di halaman Balai Adat Pulau Penyengat.
Kemilau Nusantara Kepri 2026 mengusung tema “Pulau Penyengat Jembatan Lintas Generasi”. Sejumlah kegiatan akan memeriahkan agenda tersebut, mulai dari Parade Wisata Budaya Nusantara Kepri, Tari Kreasi Nusantara Kepri, Tari Kreasi Melayu Kepri, penampilan grup musik lokal, pertunjukan musik tradisional Melayu, seni pertunjukan budaya nusantara, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Penyengat Heritage 2026 mengusung tema “Regeneration Lifestyle Tourism” dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya, seni, lingkungan, dan ekonomi kreatif.
Agenda tersebut meliputi Penyengat International Gasing Festival, Penyengat Tari Kreasi Festival, Penyengat Indra Sakti Jong Festival, Penyengat Malay Dance Performance, Kampoeng Permainan Tradisional Melayu, penanaman mangrove dan Gerakan Indonesia Asri Kepri, Penyengat Bazar Fair, serta nonton bareng Piala Dunia 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat.
Misni meminta seluruh aspek pendukung, mulai dari perizinan lokasi, pengamanan, area parkir, rekayasa lalu lintas, fasilitas umum, hingga layanan kesehatan dipersiapkan secara matang.
“Fasilitas pendukung harus tersedia dengan baik agar pengunjung merasa nyaman dan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak mendukung dan menyukseskan kedua event tersebut agar mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menjelaskan kedua event tersebut ditargetkan mampu menarik sekitar 3.000 kunjungan wisatawan, baik lokal, nasional, maupun mancanegara.
“Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau, kedua event ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah penyelenggaraan,” tutup Hasan.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo











































