
Jakarta,batamtv.com, – Anggota Komisi I DPR Oleh Soleh mengatakan, enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang tersebar di sejumlah daerah diharapkan dapat membawa manfaat positif bagi masyarakat. Menurutnya, kebijakan penambahan kodam harus diikuti dengan peningkatan responsivitas TNI terhadap persoalan keamanan dan sosial di setiap daerah.
“Penambahan Kodam tentu harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Saya berharap TNI semakin responsif terhadap berbagai persoalan di wilayah masing-masing, mulai dari keamanan, bencana, hingga dinamika sosial yang membutuhkan kehadiran negara,” ujar Soleh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/8/2025).
Ia mengatakan, keberadaan kodam-kodam baru harus dipastikan benar-benar efektif, bukan hanya untuk memperluas struktur organisasi di tubuh TNI. Salah satu yang perlu diperhitungkan adalah kebutuhan anggaran untuk memenuhi standar operasional masing-masing kodam.
“Kami di DPR mendukung langkah penguatan pertahanan, tapi harus disertai perencanaan anggaran yang matang, efisien, dan tepat sasaran. Jangan sampai ada pemborosan, apalagi di tengah keterbatasan fiskal negara,” ujar Soleh.
Demi tercapainya tujuan pembentukan kodam baru, Komisi I akan mengawal prosesnya dari sisi kebijakan, anggaran, maupun implementasi di lapangan. “Kami berharap kodam baru ini bisa memperkuat Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta, dan juga mendukung percepatan pembangunan nasional demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Soleh.
Operasional Sudah Berjalan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan, operasional enam kodam baru yang diresmikan pada Minggu (10/8/2025) sudah berjalan. Operasional keenam kodam baru tersebut meliputi penataan organisasi, penataan administrasi, hingga persiapan pangkalan.
Wahyu mengatakan, belum adanya markas komando (Mako) tidak mengganggu operasional keenam kodam tersebut. “Tidak ada permasalahan berkaitan dengan fasilitas pendukung, perkantoran, diharapkan dengan operasional. Saat ini kodam-kodam baru itu sudah merasakan operasional pada tahapan-tahapan operasional yang dimiliki oleh tiap-tiap satuan,” ujar Wahyu di di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (11/8/2025).
Adapun keenam kodam yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Jawa Barat adalah:
1.Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol – meliputi wilayah Sumatera Barat dan Jambi.
2.Kodam XXI/Radin Inten – meliputi wilayah Lampung dan Bengkulu.
3.Kodam XXII/Tambun Bungai – meliputi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
4.Kodam XXIII/Palaka Wira – meliputi wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.
5.Kodam XXIV/Mandala Trikora – berpusat di Merauke, Papua Selatan.
Adapun enam panglima yang memimpin kodam-kodam baru tersebut adalah Mayjen TNI Kristomei Sianturi yang dilantik menjadi Pangdam XXI/Radin Inten. Lalu ada Mayjen TNI Arif Gajah Mada sebagai Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, meliputi wilayah Sumatera Barat dan Jambi.
Selanjutnya, Mayjen TNI Zainul Arifin ditunjuk menjadi Pangdam XXII/Tambun Bungai. meliputi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan Kemudian ada Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora. Kemudian Mayjen TNI P. Binsar Sianipar sebagai Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira. Terakhir adalah Mayjen TNI Agus Hadi yang dilantik menjadi Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, meliputi wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Sumber : Kompas.com









































