
Tanjungpinang, batamtv.com – Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau mencatat nilai transaksi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama pelaksanaan Kepulauan Riau Ramadhan Fair 2026 mencapai Rp2,54 miliar.
Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau Rony Widijarto mengatakan nilai tersebut meningkat sekitar 9 persen dibandingkan pelaksanaan pada 2025 yang tercatat sebesar Rp2,3 miliar.
“Penjualan UMKM yang berasal dari Batam dan Tanjungpinang mengalami peningkatan selama kegiatan KURMA yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026,” ujar Rony di sela penutupan kegiatan di Taman Gurindam 12, Minggu.
Ia menjelaskan sebagian besar transaksi penjualan dilakukan melalui sistem daring. Kondisi ini menunjukkan semakin meningkatnya kemudahan masyarakat dalam berbelanja secara digital.
Selain peningkatan transaksi, pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui program business matching juga mengalami kenaikan. Pembiayaan yang disalurkan melalui Bank Riau Kepri Syariah tercatat mencapai Rp2,24 miliar atau meningkat sekitar 3,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pembiayaan tersebut diberikan kepada 35 pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut.
Rony menyebutkan KURMA menjadi wadah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Kepulauan Riau, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan, serta berbagai instansi lain dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di daerah.
Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari implementasi strategi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam penguatan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.
Menurut Rony, pelaksanaan KURMA didukung empat pilar utama, yaitu pengembangan industri halal dan UMKM halal, ekspor serta kerja sama internasional, penguatan sektor keuangan syariah, dan pemanfaatan dana sosial syariah beserta ekosistem pendukungnya.
Selama kegiatan berlangsung, berbagai agenda turut digelar, antara lain pengembangan rantai nilai industri halal pada sektor fesyen dan kuliner, termasuk peragaan busana yang berkontribusi pada peningkatan transaksi penjualan.
Selain itu, sejumlah lomba edukasi dan literasi keuangan syariah juga diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta memperkuat perlindungan konsumen.
Rony menambahkan Bank Indonesia akan terus mendukung penyelenggaraan KURMA sebagai bagian dari penguatan ekonomi syariah sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa perekonomian Kepulauan Riau pada 2025 tumbuh sebesar 6,98 persen, tertinggi di wilayah Sumatera dan berada di peringkat ketiga secara nasional, dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali di angka 3,47 persen.
Sumber : antarakepri









































