
TANJUNGPINANG, Batamtv.com – Pengurus Ikatan Keluarga Besar Indragiri Hulu (IKB Inhu) Tanjungpinang- Bintan, menggelar kegiatan pertemuan bulanan yang disejalankan Halal Bihalal pada Ahad (12/04) Pagi di Cafe Kebon, Jl. Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang.
Ajang silahturahmi para pengurus IKB Inhu, para anggota serta warga perantau Kabupaten Inhu, Provinsi Riau yang berdomisili di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina IKB Inhu Azhar Syam, jajaran Penasehat serta sejumlah Ketua Paguyuban Kabupaten/ Kota di Riau, termasuk Persatuan Masyarakat Riau (PMR) yang dihadiri Andri Sacco selaku Sekretaris.
Ketua IKB Inhu Tanjungpinang-Bintan, Afrizal mengatakan, bahwa halal bihalal tersebut selain melestarikan tradisi, juga menjalin hubungan silaturahmi sesama warga perantau dari Inhu.
“Momentum pertemuan halal bihalal ini, semoga kedepannya IKB Inhu semakin solid dan kerjasama yang dilakukan semakin baik, dan meraih keberkahan atas kegiatan yang dilakukan,” ujar Afrizal.

Afrizal juga mengatakan, sebagai warga perantau yang telah menetap di Tanjungpinang, IKB bukan sekedar tamu namun tuan rumah yang terus memberikan kontribusi bagi pembangunan di daerah ini.
Sementara itu, Azhar Syam selaku Ketua Pembina IKB Inhu Tanjungpinang-Bintan, dalam sambutannya juga mengajak masyarakat asal Kabupaten Inhu untuk bergabung dan bersatu dalam wadah organisasi IKB Inhu.
Lebih lanjut Sekda Kota Tanjungpinang periode 2002-2006 ini juga berpesan kepada pengurus IKB Inhu agar mengadakan kegiatan yang rutin, minimal pertemuan sebulan dengan disejalankan arisan dan lainnya.
“Setiap organisasi perlu adanya kegiatan, sebab tanpa adanya kegiatan maka akan bubar dengan sendirinya,” tegasnya.
Sebelum ditutup dengan foto bersama, ramah tamah serta hiburan, pertemuan halal bihalal tersebut diisi tausiah ceramah agama sekaligus do’a bersama oleh ustadz Dr. Nahrim Aj’main.
Dalam tausiahnya beliau mengingatkan kembali pesan Nabi Muhammad SAW mengenai 5 perkara sebelum 5 perkara, nasihat berharga ini untuk memanfaatkan kesempatan hidup sebelum datangnya halangan itu disampaikan beliau dengan sholawat dan lagu yang menyejukkan.
Ustadz Nahrim juga secara filosofis menyampaikan makna yang terkandung dalam logo IKB Inhu.
“Sebelah kiri ada ikan patin, yang mempunyai sifat hidup berkelompok dan bersama-sama, kita ambil semangat itu dan menjadi bagian lambang IKB Inhu,” ungkap Dosen STAIN Sultan Abdurrahman Kepri ini.
Beliau juga mengajak para tamu undangan yang hadir untuk mempererat silaturrahmi, terlebih sama-sama merantau dari kampung yang sama, maupun merasa pernah tinggal di Indragiri Hulu pun tidak apa-apa jika merasa nyaman dan merasakan ketenangan hidup.*
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































