
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad membacakan pidato Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly, yang mengapresiasi pencapaian Direktorat Jenderal Imigrasi dalam inovasi dan digitalisasi layanan yang telah berkontribusi pada perekonomian nasional.
Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Imigrasi, seperti e-Passport, e-Visa, e-Channel, dan e-Compliance, telah memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan dan izin tinggal, sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor keimigrasian.
“Kita patut berbangga dengan kinerja Direktorat Jenderal Imigrasi yang telah berhasil melakukan transformasi layanan imigrasi melalui teknologi dan pembangunan SDM yang adaptif,” ujar Gubernur Ansar, mewakili Menteri Yasonna.
Gubernur Ansar Ahmad membacakan pidato itu saat menjadi Inspektur Upacara dalam Upacara Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-74 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) Kepri, Tanjungpinang, Jum’at (26/01).
Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan integrasi layanan keimigrasian untuk memperkuat ketahanan ekonomi, khususnya di wilayah perbatasan dan kawasan strategis.
Imigrasi juga harus berperan aktif dalam mendukung pengembangan pariwisata, investasi, dan perdagangan di Provinsi Kepri, yang merupakan salah satu pintu gerbang Indonesia ke dunia.
“Imigrasi harus terus berinovasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait untuk memberikan pelayanan yang prima, efisien, dan transparan bagi masyarakat,” tutur Gubernur Ansar.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ansar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri yang mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten dan Kota Peduli HAM dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
Editor : Oktarian
Reporte r: Dwi Susilo









































