
BATAM, batamtv.com – Peristiwa kebakaran terjadi di jalan Raya Kota Batam. Akibatnya , kebakaran mobil itu menyebabkan arus kendaraan menjadi tersendat. Belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya, namun pengakuan dari awak mobil, sudah ada tanda tanda ke arah itu.
Ini dia mobil jenis pick up yang terbakar hebar di Selasa (6/12/2022) sore. Lokasinya persis berada di jalan raya dari arah Simpang Hotel Kaliban menuju Graha Kepri.
Kebakaran yang terjadi saat arus kendaraan cukup padat membuat membuat warga tercengang dan kaget. Spontan mereka ada yang menjauh , namun sebagian warga mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel mereka.
Peristiwa ini membuat warga terjebak macet lantaran kendaraan yang ditumpangi mereka harus bergerak perlahan karena banyak warga yang berhwnti untuk menyaksikan kebakaran yang berlangsung.
Api yang membakar mobil berwarna hitam itu terus berkobar-kobar dari kejauhan api membumbung hingga mencapai ketinggian 3 sampai 4 meter
Butuh tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Batam untuk memadamkan api yang membakar mobil pickup hingga hangus. Saat itu terdengar beberapa kali ledakan dan bunga api dan serpihan-serpihan baterai juga berterbangan di sekitar lokasi beberapa saat sebelum mobil pemadam kebakaran tiba.
Keterangan supir mobil pickup bernama Fahri, ternyata mobil itu bermuatan baterai scrub. Baterai scrub yang dimuat dari penampung di kawasan Batuaji dan akan di bawa ke kawasan Botania, BatamCenter.
“Waktu kami muat, tadi baterai tersebut sudah panas. Saya bilang sama orang toko scrub, ini kok panas? Mereka bilang tidak apa-apa, jadi saya lanjut,” ujar Fahri, supir pickup bernomor polisi BP 8059 Y.
Fahri melanjutkan, baterai yang dimuat dari toko Baru Srub itu juga cukup banyak, berkisar 1,6 ton, dengan harga dari penampung scrup Rp 4500 per kilogram.
“Dalam perjalanan tadi juga tambah panas batarai itu, saya tanya kawan yang menemani saya yang juga sebagai pemilik mobil, tidak apa-apa. Terakhir ada ledakan, jadi kami langsung keluar, kami tidak ada yang terluka,” kata Fahri, yang juga sebagai pemilik baterai.
Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa RA









































