read news – Polisi Pantau Pemenuhan Bapok selama Ramadahan di Bintan

0
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo saat mengecek langsung ketersediaan bapok di pasar di Bintan . (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo saat mengecek langsung ketersediaan bapok di pasar di Bintan . (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

BINTAN, batamtv.com – Selama masa Bulan Suci Ramadahan , warga memanfaatkan pasar untuk memenuhi kebutuhannya. Soal ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok penting (Bapokting) di pasar tradisional, pemerintah melakukan pengawasan.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo SIK MM bersama Satgas Pangan Kabupaten Bintan mengecek langsung ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok penting (Bapokting) di pasar tradisional, Selasa (19/3/2024). Kapolres Bintan mengultimatum distributor yang berani berspekulasi harga Bapokting yang bisa merugikan masyarakat.

Pengecekan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) yang dilakukan Kapolres Bintan untuk mengetahui ketersediaan kebutuhan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan hingga hari raya Idulfitri 1445 hijriyah.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo mengatakan, dirinya turun langsung ke lapangan untuk mengetahui secara langsung ketersediaan bapokting dan menanyakan langsung kepada distributor dan pedagang.

“Pengecekan ini kita lakukan sebagai langkah untuk antisipasi jika terjadinya kekurangan kebutuhan masyarakat berupa bahan pokok penting. Dan juga mengetahui langsung terjadinya lonjakan harganya,” ungkapnya.

Kegiatan pengecekan kebutuhan masyarakat berupa bahan pokok penting tersebut telah dilakukan Kapolres Bintan selama 2 hari.

“Senin (18/3/2024), kami melakukan pengecekan di wilayah Kecamatan Bintan Timur. Hari ini Selasa (19/3/2024), kami melakukan pengecekan di wilayah kecamatan Bintan Utara,” terangnya.

Untuk wilayah Kecamatan Bintan Timur, rombongan Satgas Pangan mendatangi Swalayan WS dan warung sembako Pak Abud selaku distributor yang berada di Jalan Barek Motor, Kijang Kota. Kapolres Bintan beserta tim satgas pangan langsung bertanya kepada pemilik Swalayan dan pemilik Warung Sembako.

Ediotr : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana