read news – Pimpinan di Kepri Dinilai Berhasil Kendalikan Inflasi

0
Mendagri Tito Kaarnavian menyoroti Kepri yang dinilai berhasil kendalikan inflasi di Kepri . (Foto : abyaqsa ramadna - batamtv.com)
Mendagri Tito Kaarnavian menyoroti Kepri yang dinilai berhasil kendalikan inflasi di Kepri . (Foto : abyaqsa ramadna - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com  – Menteri Tito Karnavian menyoroti keberhasilan Kepri dalam pengendalian inflasi yang dianggap relatif lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional. Menteri Tito menilai, upaya pengendalian inflasi di Kepri mencerminkan kinerja yang baik dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Apresiasi kepada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Kepri karena secara tingkat provinsi, Kepri berhasil berada di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi yang baik ini adalah capaian yang patut diapresiasi,” ujar Menteri Tito dalam rapat tersebut, yang dihadiri oleh seluruh Kepala Daerah se-Provinsi Kepulauan Riau.

Acara juga dihadiri Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, S.Sos, turut serta dalam rapat koordinasi yang membahas evaluasi target pendapatan, realisasi belanja daerah, dan kebijakan pengendalian inflasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Rapat yang berlangsung di ballroom Marriott Hotel, Batam, Jumat (24/11/2023), dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), Tito Karnavian.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, memberikan apresiasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kepri, mencapai 5,47 persen, melebihi angka nasional sebesar 5,1 persen.

Dari sisi penguatan pendapatan asli daerah, Mendagri menekankan perlunya memperkuat pendapatan asli daerah dan melaksanakan program investasi dengan mempermudah perizinan.

“Mempermudah perizinan untuk investasi juga diperlukan, tetapi sistemnya harus saling menguntungkan antara masyarakat dan pemerintah setempat,” jelas Tito.

Prestasi luar biasa juga dicapai oleh Provinsi Kepulauan Riau dan kabupaten kotanya dalam menyelesaikan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024.

“Dari 38 provinsi, Kepri yang pertama baik dari tingkat provinsi, dua kota, dan lima kabupaten, semua sudah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah dengan KPU dan Bawaslu Daerah. 40 persen untuk tahun ini dan 60 persen tahun depan, jadi tinggal realisasinya,” ujar Tito.

Editor : Oktarian
Reporter : Aby Ramadan