read news – Penanganan Stunting di Kepri, Rohina: Masuk Program Prioritas Nasional

0
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, Rabu (19/10 menegaskan bahwa penyebab stunting di Kepri masih banyak dijumpai. (Foto : dwi susilo - batamtv.com)
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, Rabu (19/10 menegaskan bahwa penyebab stunting di Kepri masih banyak dijumpai. (Foto : dwi susilo - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Stunting atau tubuh kerdil di Kepri sudah mencapai angka 17 persen lebih. Berbagai alasan dan penyebab munculnya stunting ini disampaikan. Beberapa diantarnya stunting disebabkan oleh belum terpenuhinya jamban.

Pengetahuan soal perawatan bayi yang benar di bawah usia 1000 hari juga belum banyak dimiliki oleh para pasangan muda.  “Totalnya ada empat penyebab stunting di Kepri. Selain jamban dan pasangan nikah muda, penyebab lainnya adalah kesulitan ekonomi,” demikian ditegaskan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, Rabu (19/10/2022).

Rohina menjelaskan di beberapa pulau masih banyak masyarakat yang belum memiliki jamban. Ada juga karena ekonominya lemah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Rohina pun meminta agar Pemprov Kepri segera menangani empat penyebab stunting, apalagi isu penurunan stunting sudah menjadi program prioritas pemerintah pusat.

Pemprov Kepri perlu melakukan sosialisasi yang masif, memberikan kapsul penambah darah untuk perempuan, jamban gratis, dan tambahan makanan untuk bayi dari keluarga kurang mampu.

“Ini adalah salah satu program pemerintah terkait penanganan penurunan stunting untuk menjalankan aksi konvergensi, memulai dari hulu,” tambahnya.

editor : abyaqsa ra

reporter : dwi susilo