read news – Pembagian Kartu Identitas Anak di Dua Sekolah Swasta di Batam

0
Penyerahan lebih kurang 500 Kartu Identitas Anak (KIA) untuk Anak Didik di Sekolah Yehonala dan Yeho Kids, dilakukan Anggota DPRD Kota Batam dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tan A Tie  Jumat (14/4/2023). (Foto : muhammad amin - batamtv.com)
Penyerahan lebih kurang 500 Kartu Identitas Anak (KIA) untuk Anak Didik di Sekolah Yehonala dan Yeho Kids, dilakukan Anggota DPRD Kota Batam dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tan A Tie  Jumat (14/4/2023). (Foto : muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com –  Penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk Anak Didik di Sekolah Yehonala dan Yeho Kids dilaksanakan di Lantai 2 Sekolah Yehonala yang berada di Ruko Aku Tahu I, Jl. Laksamana Bintan Komplek Pertokoan Seruni, Panas River, Batam Kota, Batam.

Penyerahan lebih kurang 500 Kartu Identitas Anak (KIA) untuk Anak Didik di Sekolah Yehonala dan Yeho Kids, dilakukan Anggota DPRD Kota Batam dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tan A Tie  Jumat (14/4/2023).

Tan A Tie mengatakan, Kartu Identitas Anak (KIA) adalah merupakan salah satu program terbaru dari pemerintah yang digagas sejak 2016 lalu.

Menurutnya, program Kartu Identitas Anak (KIA) ini sejak dikeluarkannya regulasinya melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 tahun 2016 mulai berlaku secara nasional dan mulai gencar didorong dan dievaluasi pelaksanaannya secara nasional oleh ditjen dukcapil di tahun 2019.

“Kartu Identitas Anak selanjutnya akan menjadi identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang nantinya akan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota,” ucap Tan A Tie usai kegiatan.

Lanjutnya, dalam upaya untuk mendukung program tersebut, sebagai anggota DPRD Batam sudah menjadi kewajibannya untuk melakukan beberapa langkah inovatif diantaranya bekerjasama dengan lembaga pendidikan (sekolah) yang memiliki potensi sasaran untuk dibuatkan KIA secara kolektif.

“Melalui kewenangan yang saya miliki sebagai anggota legislatif, saya membuat sebuah langkah inovatif dengan menjadikan pengurusannya secara kolektif,” imbuhnya.

Kenapa hal itu harus dilakukan. Dengan lugas Tan A Tie menjelaskan supaya ikut menyukseskan kepemilikan KIA untuk anak didik usia TK, SD dan SMA.

Lalu yang Kedua lanjutnya lagi, supaya para orangtua tidak perlu harus repot-repot lagi mengurusnya ke Disdukcapil.

“Cukup menyerahkan data-data anak yang diperlukan ke pihak sekolah, nanti saya yang akan meneruskannya ke Disdukcapil,” sebutnya.

Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan