read news – KPPI Batam Gelar Diskusi Kedai Kopi soal Politik Perempuan

0
Diskusi politik yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kaukus Perempuan Poliitik Indonesia (KPPI) Kota Batam bertema Peran perempuan dalam politik. (F: Aby- batamtv.com)

BATAM, batamtv.con – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kaukus Perempuan Poliitik Indonesia (KPPI) Kota Batam menggelar diskusi.

Diskusi santai ini mengusung tema. Diskusi Kedai Kopi. Pertemuan dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Batam, Nina Mellanie, Kepala Badan Kesbangpol Kota Batam Riama Manurung, Kabid Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Desman dan Kabid Kesbangpol Batam, Nurdaman Huri.

Acara digelar di Coffee Mooi KDA Batam Center (Depan Uniba) pada, Sabtu, (17/9/2022).

Hadir juga Ketua DPC KPPI Kota Batam, Ernawati didampingi Sekretaris, Herlina dan Bendahara, Ade Sulistyani Ruslan serta seluruh pengurus KPPI kota Batam lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan diskusi Kedai Kopi seputar politik perempuan di kota Batam.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis di parlemen. Karenanya, Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) mempunyai tanggung jawab dalam memenuhi proporsi perempuan 30 persen di parlemen.

“Parlemen harus diisi 30 persen kaum perempuan, dan kami atas nama Pemerintah Kota Batam mendukungnya,” ujar Jefridin usai kegiatan..

“KPPI Batam kan baru terbentuk. Maka, satu-satunya cara dalam waktu dekat yakni Rancangan Perubahan tahun 2023. Mudah-mudahan bisa di dapat,” imbuhnya

 

“Sudah sejak setahun ini kami terus sosialisasikan kepada perempuan, organisasi perempuan dan Kaukus Perempuan Poliitik Indonesia baik yang ada di mainland maupun di hinterland. Tujuannya supaya kaum perempuan melek politik,” tegasnya.

Berdasarkan Permendagri Nomor 78 sudah sangat jelas mengatur tentang bantuan untuk partai politik.

Namun, di Undang-Undang itu tidak dijelaskan dan tidak dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, yang penting disebutkan bantuan untuk partai politik.

“Dengan begitu, kaum perempuan pandai-pandailah di partainya. Kenapa, karena anggaran bantuan hibah partai politik itu 60 persennya untuk pendidikan partai politik,” jelasnya.

Kedepan, pihaknya berharap kepada KPPI Batam agar mempunyai kegiatan-kegiatan yang nyata, yang langsung menyasar kepada kaum perempuan sampai menuju ke tahun 2024. Hingga hari Pemilu, kaum perempuan siap bertarung dan mempunyai hak yang sama dengan kaum laki-laki.

Sementara, Ketua DPC KPPI Kota Batam, Ernawati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah baik Pemko Batam dan juga DPRD Batam yang telah memberikan supportnya kepada KPPI Batam.

Dia mengatakan, kegiatan kali ini merupakan kegiatan perdana yangvdilaksanakan oleh Bidang Media dan Kampanye Publik KPPI Batam setelah resmi dilantik beberapa waktu yang lalu.

“Ini merupakan kegiatan perdana KPPI Batam usai dilantik beberapa waktu lalu,” ucap Erna setelah kegiatan.

Dia mengatakan, kegiatan ini nantinya tidak hanya membahas seputar politik perempuan saja, namun akan lebih luas lagi membahas seputar permasalahan yang terjadi di masyarakat.

“Kedepan kita akan melaksanakan kegiatan seperti ini berpindah-pindah. Tidak hanya di satu kecamatan saja melainkan di seluruh kecamatan yang ada di kota Batam,” imbuhnya.

Masih menurut politisi perempuan dari Partai PDI Perjuangan kota Batam menambahkan, KPPI Batam hadir untuk memberikan edukasi, pendampingan dan penyadaran terhadap kaum perempuan, minimal tidak golput pada saat pelaksanaan Pemilu di 2024 mendatang. (Aby)