
BINTAN, batamtv.com – Malam Puncak Pekan Kebudayaan Daerah dan Road To Gebyar Melayu Pesisir digelar sempena Hari Marwah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke-21 tahun 2023.
Kali ini acara dipusatkan di Monumen Relief Antam, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, berlangsung selama dua hari mulai Minggu (14/05) hingga Senin (15/05). Di acara itu digelar beberapa rangkaian kegiatan di antaranya jalan sehat, perlombaan gasing, festival Tari Bintan, Bazaar UMKM serta FGD Bidang Kebudayaan.
Kemeriahan Hari Marwah Provinsi Kepri Ke -21 Tahun 2023 di Monumen Relief Antam Kijang, Kabupaten Bintan, Senin (15/05) malam dihadiri oleh Gubenur Kepri H. Ansar Ahmad
Turut hadir pada acara ini Bupati Bintan Roby Kurniawan, Ketua BP3KR Datok H. Huzrin Hood, Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Suryono, Perwakilan FKPD Kepri dan Bintan, Perwakilan OPD Kepri dan Bintan, tokoh budayawan Malaysia dan Singapura serta para pejuang pembentukan Provinsi Kepri.
Gubernur Ansar dalam sambutannya, menyetujui permintaan Ketua BP3KR Datok Huzrin Hood yang meminta perayaan Hari jadi Pemerintah Provinsi Kepri setiap tanggal 24 September dijadikan sebagai Hari Amanah Kepri.
“Kita semua mari sama-sama mempertegas, tanggal 24 september menjadi Hari Amanah Masyarakat Kepri karena kita semua pemimpin yang dipilih, tugas utama kita adalah menjaga amanah dan melakukan yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.
Kepada Pemerintah Kabupaten Bintan dan terkhusus kepada Bank Indonesia Perwakilan Kepri Gubernur Ansar memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena bekerja dengan baik, membantu pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan UMKM di Kepri sehingga mempercepat proses recovery ekonomi pasca covid-19 dengan melaksanakan kegiatan Road to Gebyar Melayu pesisir Ke seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri dan event puncaknya akan dilaksanakan di bulan September 2023 bersempena dengan event 3 negara IMT-GT.
“Mudahan kerja sama kita dengan Bank Indonesia ini tetap terjalin baik, dan menjadi era kebangkitan UMKM di Kepri sebagai daerah perbatasan yang punya potensi ekspor produk unggulan yang potensial,” ucapnya.
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































