
Batam, batamtv.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat infrastruktur energi di Provinsi Kepulauan Riau untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri yang bertugas memantau ketersediaan stok serta penyaluran energi di seluruh wilayah.
Sales Area Manager Retail Kepulauan Riau, Bagus Handoko, menyampaikan kesiapan sarana distribusi telah dioptimalkan guna memastikan pasokan tetap terpenuhi.
“Peningkatan stok BBM dan LPG serta kesiapan infrastruktur distribusi dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Sarana yang disiapkan meliputi 53 SPBU reguler, 18 SPBU kompak, 3 SPBU mini, 5 SPBU nelayan, 23 Pertashop, serta 12 SPBU Satu Harga. Distribusi juga didukung sejumlah terminal, seperti Fuel Terminal Batam, Fuel Terminal Kijang di Bintan, Fuel Terminal Natuna, dan Integrated Terminal Tanjung Uban.
Berdasarkan proyeksi selama periode Satgas, konsumsi BBM jenis gasoline diperkirakan meningkat sekitar dua hingga sembilan persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Sementara itu, konsumsi LPG diprediksi naik sekitar tiga hingga 3,3 persen dibandingkan kondisi normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan layanan tambahan juga disiapkan di wilayah dengan aktivitas tinggi.
“Disiapkan 16 SPBU siaga 24 jam, delapan agen LPG siaga, serta 13 unit mobil tangki sebagai cadangan suplai untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain itu, pemantauan difokuskan pada wilayah kepulauan seperti Natuna, Anambas, dan Lingga guna mengantisipasi potensi kendala distribusi.
Melalui langkah tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan energi selama periode Ramadan dan Idulfitri.









































