

BATAM, batamtv.com Jelang pencoblosan Pilkada, sejumlah lembaga survey telah mempublikasikan hasil surveinya.
Teranyar, lembaga survey kredible, Liberte Institute merilis hasil survei pasangan calon (Paslon ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2024.
Liberte Institute yang merupakan lembaga survei terakreditasi di KPU Sumbar dan juga anggota Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI) ini, meng-ekspose hasil surveinya kepada puluhan insan pers kota Batam di Batam Kota, Sabtu (26/10).
Hasil surveinya, pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Amsakar Achmad-Li Claudi Chandra (ASLI) meraih elektabilitas tertinggi dengan angka persentase mencapai 73,5 persen.
Sementara Paslon NADI atau Nuryanto-Hardi S Hood mendapat 20,3 persen.
“Survey ini kami lakukan pada periode 17-23 Oktober 2024 di 12 kecamatan Kota Batam dan sampel 1.202 orang serta margin error 2,9 persen, ujar Direktur Eksekutif Liberte Institute Dr.(Cand) Indrayadi, M.Si.
“Dari pengalaman saya selama ini, pasangan ASLI dengan angka 73,5% sulit digoyahkan lagi. Margin eror yang bakal mempengaruhi terbilang kecil kurang 3 persen. Tidak terlalu signifikan,” ucap Indrayadi.
Menurut Indrayadi, ASLI disukai pemilih karena pasangan ini dinilai mampu memecahkan masalah ekonomi lapangan kerja.
“Dasar pertimbangan pemilih yaitu kemampuan Paslon memecahkan masalah perekonomian, pengalaman paslon, kedekatan dengan masyarakat, program yang ditawarkan, figur ketokohan, partai pengusung, dan lain lain,” tambahnya.
Direktur Eksekutif Liberte Institute Dr.(Cand) Indrayadi, M.Si. menyebutkan bahwa ini survey terakhir yang digelar Liberte Institute pada pilkada Batam.
“Ini ekspose hasil survey terakhir di Pilkada Batam,” pungkasnya.
Seperti diberitakan media ini beberapa bulan lalu, Liberte Institute sudah melakukan survei elektabilitas calon pilkada Batam selama beberapa kali dengan jumlah responden 1.200 orang yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini 2,8%
Tingkat kepercayaan pada survei tersebut sebesar 97 persen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner, serta populasi survei ini adalah masyarakat Kota Batam di 12 kecamatan.
Dalam melaksanakan survei, Liberte Institute menggunakan pewawancara lapangan dengan tingkat pendidikan sarjana S1 hingga sarjana S2.
Wawancara yang dilakukan oleh surveyor dikontrol secara sistematis oleh tim Liberte Institute dengan melakukan cek ulang di lapangan sekitar 30% dari total data responden yang masuk, untuk menjamin akurasi data yang diperlukan.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Ronny Alimin
Reporter : Azura Aronita









































