Kepadatan di Sejumlah Titik Jelang Puncak Arus Balik Lebaran

0
Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/3/2025). Berdasarkan data Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-2 Lebaran hingga pukul 15.00 WIB mencapai 26.934 kendaraan.( Foto : Aprillio Akbar/Antara Foto)

Jakarta,batamtv.com,- Sejumlah titik dan ruas tol semakin padat menjelang puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada 4-7 April 2025. Berdasarkan pantauan pada Jumat (4/4/2025) malam, tercatat ada 55.414 unit kendaraan melintasi gerbang tol (GT) Kalikangkung menuju Jakarta.

Antrean yang didominasi mobil pribadi ini mulai mengular untuk memasuki gerbang tol. Tapi, antrean terpantau masih lancar. “Untuk Tol Kalikangkung ramai lancar tidak ada antrean di gate tol, Pak,” kata Kepala Pos Pengamanan Kalikangkung (Kapospam) AKP Sujid Riyanto saat dikonfirmasi, Jumat (4/4/2025).

Menanggapi padatnya kendaraan yang melewati GT Kalikangkung, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal pun diberlakukan mulai 20.05 WIB, Jumat.

One way lokal ini berlaku dari GT Kalikangkung, Semarang hingga Tol Brebes. Lalin Bandung dan Sekitarnya Kepadatan juga mulai terlihat di sisi Barat Pulau Jawa. Misalnya, di ruas Tol Cipularang-Padaleunyi.

Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan, kepadatan terjadi jelang rest area KM 97 hingga akses keluar Cikamuning di KM 116. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian memberlakukan buka tutup rest area KM 97 secara situasional mulai pukul 19.00 WIB.

“Pengguna jalan yang ingin menggunakan rest area, diarahkan untuk melanjutkan perjalanan dan menggunakan rest area berikutnya di KM 88 dan KM 72,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/4/2025).

Sementara itu, Polresta Bandung melakukan rekayasa arus lalu lintas contraflow di jalur Lingkar Barat, Nagreg, menuju arah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada H+4 atau Jumat (4/4/2025) malam. Pantauan di lapangan, volume kendaraan dari arah Selatan Jawa Barat seperti Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung, mulai mengalami peningkatan sejak pukul 18.00 WIB.

“Ini kita perlebar menjadi tiga (lajur), menuju ke arah Garut kita buat satu lajur saja. Kemudian, cara bertindak (cb) yang kita laksanakan adalah one way sepenggal tadi durasi kurang lebih 10-20 menit dari arah Kandungora menuju Bandung,” kata Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Danu Raditya Atmaja ditemui di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Danu mengungkapkan, pada H+4 volume kendaraan mulai meningkat terutama dari arah Garut Kota, Leles dan arah Limbangan. Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung kendaraan yang telah melintas di jalur Nagreg dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya sebanyak 88.478 unit, sebaliknya arah Garut-Tasikmalaya menuju sebanyak 47.721 unit.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor : Sofyan Atsauri

Sumber : Kompas.com