Jelang Biden Lengser, AS Beri Bantuan Senjata ke Ukraina Rp 6,5 Triliun

0
Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat memberikan pidato kenegaraan tentang alasan tidak melanjutkan pencalonannya di pemilihan presiden AS 2024, di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, Rabu (24/7/2024).(Foto: Evan Vucci/AFP)

Washington DC, batamtv.com, – Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Rabu (16/10/2024) mengumumkan paket bantuan persenjataan senilai 425 juta dollar AS (Rp 6,5 triliun) untuk Ukraina.

Bantuan itu diinformasikan oleh politisi Demokrat berusia 81 tahun tersebut kepada Presiden Ukraima Volodymyr Zelensky melalui panggilan telepon. Gedung Putih mengatakan, paket bantuan ini mencakup pertahanan udara dan kendaraan lapis baja.

Biden juga menyampaikan kepada Zelensky tentang upaya meningkatkan bantuan keamanan ke Ukraina selama sisa masa jabatannya. Presiden ke-46 AS tersebut berusaha menjaga dukungan internasional untuk Ukraina sebelum lengser pada Januari 2025.

“Negeri Paman Sam” dalam beberapa bulan mendatang akan menyuplai ratusan rudal pertahanan udara, artileri, ratusan kendaraan lapis baja pengangkut personel, dan ribuan kendaraan tempur lainnya. Namun, panggilan telepon itu tidak menyinggung izin menembakkan rudal jarak jauh buatan Barat untuk menyerang Rusia. Biden sejauh ini enggan menyetujuinya.

Sementara itu, Zelensky memberitahu Biden tentang rencananya meraih kemenangan atas Rusia. “Kedua pemimpin menugaskan tim mereka untuk terlibat konsultasi lebih lanjut mengenai langkah berikutnya,” demikian keterangan Gedung Putih.

“Saya berterima kasih kepada Presiden Biden, kedua partai di Kongres, dan rakyat Amerika atas paket pertahanan senilai 425 juta dollar AS yang diumumkan hari ini,” kata Zelensky, yang akan bertemu para pemimpin negara Uni Eropa pada Kamis (17/10/2024).

Amerika Serikat sejauh ini telah memberikan total bantuan 175 miliar dollar AS (Rp 2,71 kuadriliun) dalam bentuk militer dan ekonomi kepada Ukraina selama perang melawan Rusia. Bantuan terus diberikan AS meski sering mendapat penentangan dari Partai Republik.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                 : Kompas.com