
Natuna,batamtv.com, – Dewan Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna menggelar Workshop Greenpreneurship bertema “Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Peluang Usaha yang Berkelanjutan”, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan mahasiswa dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Workshop yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa STAI Natuna serta dihadiri pimpinan kampus, di antaranya Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Pengembangan SDM Hasmiza, M.Pd., Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Maulida, M.Pd., serta Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Abu Bakar, M.Si.
Hadir pula sebagai narasumber Agus Sutrisno, Ketua Bank Sampah Kota Tua Penagi, yang memberikan materi sekaligus pelatihan pengelolaan sampah plastik menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai jual.
Ketua Pelaksana kegiatan, Roy Aldiansyah, menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus atas dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Kami berterima kasih kepada pihak kampus dan seluruh panitia yang telah bekerja keras. Harapannya, kegiatan ini dapat menghasilkan produk yang berdampak nyata bagi kampus STAI Natuna,” ujarnya.
Sementara itu, Abu Bakar, M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif DEMA STAI Natuna dalam menyelenggarakan kegiatan positif ini. Ia menekankan pentingnya mahasiswa tidak hanya fokus pada perkuliahan di kelas, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan kreativitas.
“Mahasiswa jangan hanya mengejar ijazah, tapi juga harus memiliki multi-talenta. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk melatih skill dan jiwa kewirausahaan,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan kemahasiswaan ke depan semakin aktif digerakkan oleh organisasi kampus dan Himpunan Mahasiswa (HIMA), sehingga mampu menciptakan iklim akademik yang kreatif dan produktif.
Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus, turut menyampaikan apresiasi dan menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar seremonial. Sampah plastik adalah persoalan serius, sehingga perlu dikelola dengan bijak agar tidak merusak lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan dan praktik langsung yang dipandu oleh moderator Sonia, selaku Sekretaris DEMA STAI Natuna. Para peserta mempraktikkan pembuatan pot bunga dari galon bekas, yang menghasilkan karya kreatif dan bernilai guna.
Workshop diakhiri dengan penampilan hasil karya peserta serta sesi foto bersama.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Reporter : Wan Iswandi









































