
Sibolga,batamtv.com, – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, diterjang banjir bandang hari ini. Satu jembatan darurat dilaporkan hanyut terbawa arus.
“Jembatan darurat menuju Desa Sibio-bio Kecamatan Sibabangun hanyut,” kata Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dilansir detikSumut, Rabu (11/2/2026).
Total ada enam kecamatan di Tapteng yang terdampak banjir bandang. Wilayah itu mulai dari Kecamatan Tukka, Kecamatan Sibabangun, Kecamatan Sarudik, Kecamatan Pandan, Kecamatan Barus, dan Kecamatan Sitahuis.
Sejumlah sungai di laporan meluap akibat hujan yang mengguyur Tapteng sejak sore tadi. Banyak kayu yang terbawa banjir dilaporkan tertahan di jembatan Jalan ST Z Tampubolon.
“Air sungai di jembatan Jalan ST.Z Tampubolon antara Kelurahan Aek Tolang Induk dan Kelurahan Aek Tolang banyak kayu tertahan/terhambat,” ucapnya.
Sementara ketinggian air di beberapa titik berbeda-beda. Salah satunya mencapai 1 meter di permukiman warga.
“Warga Pardagangan meminta evakuasi posisi air mencapai 1 meter. Jembatan kelurahan pondok batu lingkungan I kecamatan sarudik tinggi air sungai diperkiraan 4 meter,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir bandang kembali terjadi di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengungkapkan hujan deras mengguyur wilayah sana.
Dalam video yang dikirim Masinton, terlihat banjir melanda kawasan Lorong 4 Kelurahan Hutanabolon. Warga terlihat mencoba mengevakuasi kendaraan dalam video itu.
Warga terlihat panik dalam video tersebut, jalan lintas di Kecamatan Tukka terlihat sudah tergenang. Ketinggian air di sungai yang beberapa waktu lalu dikorek sudah tinggi hingga nyaris menyentuh badan jembatan.
“Berkisar jam 5 (sore) tadi (banjir mulai naik), di daerah hulunya (hujan) deras, di sini juga deras di sini (Pandan),” kata Masinton saat dihubungi.
Masinton mengungkapkan sungai yang sempat dinormalisasi beberapa waktu lalu kembali meluap. Material kayu juga terseret oleh banjir bandang.
“Alur sungai yang kemarin kita coba normalkan itu, lebarkan, itu kita pasangin tanggul darurat itulah airnya penuh, bukan cuma air tapi juga kayu-kayu,” ucapnya.
Warga saat ini disebut dievakuasi ke titik aman. Warga dievakuasi ke sekolah.”Kondisi sekarang warga evakuasi ke sekolah,” tutupnya.
Untuk diketahui, banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Tapteng akhir tahun lalu. Data terakhir, terdapat 128 tewas dan 35 hilang di Kabupaten Tapteng.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Sumber : detik.com









































