Marak Ancaman Bom, 6 Sekolah Internasional di Jakarta Utara Bakal Dijaga Ketat Polisi

0
Polisi memastikan tak ada bom di sekolah internasional Kelapa Gading.(Foto: Istimewa)

Jakarta,batamtv.com, – Polisi melakukan penjagaan ketat terhadap enam sekolah internasional di wilayah Jakarta Utara, usai North Jakarta Intercultural School (NJIS) di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya, Kelapa Gading Barat, dan dua sekolah internasional di Tangerang mendapat ancaman bom pada Selasa (7/10/2025).

“Kemudian langkah selanjutnya yang kami lakukan, yaitu di tempat kami ada enam sekolah internasional yang tentunya akan kami laksanakan pengamanan, baik terbuka maupun tertutup,” jelas Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz saat diwawancarai di kantornya, Rabu (8/10/2025) sore.

Pengamanan terbuka dilakukan dengan kehadiran petugas berpakaian dinas, sedangkan pengamanan tertutup dilakukan secara diam-diam.

Pada intinya, Erick akan menempatkan anggotanya untuk menjaga keenam sekolah internasional agar tidak mendapat teror bom serupa. Selain itu, pengamanan tersebut dilakukan agar orangtua, siswa, dan guru merasa nyaman serta aman.

“Tujuannya supaya orangtua siswa, siswa sendiri, dan guru tidak panik agar tetap bisa bersekolah,” jelas Erick. Diberitakan sebelumnya, NJIS mendapat ancaman teror bom lewat SMS pada Selasa (7/10/2025).

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko mengatakan, SMS berupa ancaman teror bom itu dikirim ke nomor marketing sekolah tersebut. “Pada hari Selasa tanggal 7 Oktober 2025 sekitar pukul 05.09 WIB, nomor marketing sekolah NJIS atas nama Ibu Dewi mendapat pesan dari nomor +2349165620857,” ucap Seto saat dikonfirmasi, Rabu (8/10/2025).

Pesan berbahasa Inggris itu berisi ancaman bahwa sekolah telah dipasangi bom. Berikut terjemahan isi pesannya: “Pesan untuk semua, kami punya bom di sekolahmu. Bomnya akan meledak dalam 45 menit. Jika kamu tidak setuju, bayar US$30.000 ke alamat Bitcoin kami di bawah ini: 17TbltoK4kojSn4sSogJuZgRzvTx1Qi4XT,” bunyi pesan tersebut

“Jika kamu tidak mengirim uangnya! Kami akan segera meledakkan bomnya. Hubungi POLISI, kami akan meledakkan bomnya di tempat,” sambung pesan itu. Setelah mendapat pesan ancaman itu, pihak sekolah langsung membuat laporan ke Polsek Kelapa Gading.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                : Kompas.com