
BATAM, batamtv.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam akan menggelar pameran pada 1 hingga 3 Agustus 2023 mendatang.
Dengan menggandeng event organizer (EO) Singapura Fireworks dan BatamPromo serta asosiasi dan stakeholder industri kemaritiman, ditargetkan peserta pameran bertajuk Indonesia Marine and Offshore Expo 2023 bakal lebih banyak lagi.
“Ini adalah agenda annual event, dan kerjasama atau partnership dengan EO fireworks selama ini berjalan dengan baik, ” ujar Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk menjawab batamtv.com pada jumpa pers yang difasilitasi BP Batam di Marketing Centre BP Batam, Batam Center, Senin, (17/07).
Lebih lanjut Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk menjelaskan expo yang digelar bertaraf internasional ini menjadi momentum bangkitnya industri kemaritiman di Batam.
Adapun pada pameran ini nantinya akan ditampilkan produk kemaritiman diantaranya perkapalan dan industri offshore terkini, mulai dari kapal, teknologi, satelit, dan produk lainnya yang mendukung perkapalan.
Pameran ini juga mempertemukan pelaku usaha dengan calon pengguna jasa kemaritiman.
“Dari kegiatan ini diharapkan tercipta kerja sama, antara pelaku usaha asing dengan pelaku usaha yang ada di Kota Batam,” katanya.
Lalu berapa target nilai transaksi selama berlangsungnya acara ini? Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk menargetkan nilai transaksi pada pameran itu naik sebesar 30 persen dari target pameran tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,49 triliun.
“Tahun lalu kami menargetkan Rp1,49 triliun, tahun ini kami targetkan nilai transaksi naik 30 persen minimum,” kata Jadi.
Dia menjelaskan, target transaksi itu ditingkatkan, karena pada tahun ini negara yang mengikuti kegiatan ini lebih banyak dari tahun lalu.
CEO Firework penyelenggara acara ini, Kenny Young mengungkapkan sebanyak 125 peserta yang berasal dari 15 negara dipastikan akan mengikuti pameran ini.
“Peserta dari luar Indonesia yang mengikuti pameran ini, di antaranya Singapura, Malaysia, Amerika, Vietnam, Tiongkok, Jepang, Taiwan, India, Italia, Prancis, Korea Selatan, dan Jerman,” kata Kenny Young.
“Karena Batam merupakan salah satu kota yang memiliki galangan kapal terbanyak di Indonesia. Dengan diadakannya acara ini bakal menjadi pemicu dan penggerak perekonomian Kota Batam dan industri perkapalan,” tambah Kenny Young yang cukup lancar berbahasa Indonesia ini, menjelaskan dipilihnya Batam sebagai lokasi pameran.
Adapun tahapan dan persiapan pelaksanaan pameran ini, Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk mengungkapkan progres dan persiapan berjalan sesuai schedule, lancar tanpa hambatan dan kendala berarti.
“Dukungan BP Batam, serta Bea Cukai dan Imigrasi sangat membantu kesuksesan acara ini. ” ujar Jadi.
Sementara itu Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai II Batam, P. Yogyastara mengatakan pihaknya mendukung atas digelarnya acara pameran ini.
“Kami mendukung kelancaran proses pemasukan barang barang yang notabene untuk kegiatan pameran ini, ” kata P. Yogyastara.
Hal senada juga disampaikan kepala seksi informasi dan komunikasi Kantor Imigrasi Batam, Noor. K Kemalasari mendukung penuh acara tersebut.
Bahkan pihaknya meminta agar panitia menyiapkan satu stand untuk imigrasi.
Sementara itu, pelaku usaha bidang industri kemaritiman Lisa Yulia juga menyambut baik terselenggaranya pameran bertaraf internasional tersebut.
“Kita semua stakeholder industri kemaritiman sangat mensupport acara ini. Dari pameran ini diharapkan mampu menstimulasi kelancaran pergerakan roda perekonomian dibidang industri kemaritiman yang mulai merangkak naik pasca covid 19 beberapa tahun lalu,” katanya.
Dukungan terselenggaranya pameran ini juga disampaikan pejabat Biro Humas & Promosi BP Batam Sofyan yang memoderatori jumpa pers tersebut.
“Harapannya semoga Expo ini sukses terselenggara dan memberikan dampak positif serta meningkatkan perekonomian Batam,” pungkasnya mengakhiri jumpa pers tersebut.
editor: oktarian
reporter : muhammad amin








































