read news – Milad ke-42, Dewi Ansar: BKMT Kepri Tetap Solid

0
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau  Dewi Kumalasari Ansar (kanan) usai melepas peserta jalan santai dalam acara Milad BKMT ke-42 , Acara digelar di Halaman Mall Ramayana, Tanjungpinang, Ahad (22/1). Usai melaksanakan Jalan Santai bersama seluruh anggota BKMT Tanjungpinang, dilanjutkan dengan Senam Pagi dan ditutup dengan Doa bersama. ( foto : abdi perdana - batamtv.com)
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau  Dewi Kumalasari Ansar (kanan) usai melepas peserta jalan santai dalam acara Milad BKMT ke-42 , Acara digelar di Halaman Mall Ramayana, Tanjungpinang, Ahad (22/1). Usai melaksanakan Jalan Santai bersama seluruh anggota BKMT Tanjungpinang, dilanjutkan dengan Senam Pagi dan ditutup dengan Doa bersama. ( foto : abdi perdana - batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Berbagai acara digelar dalam ranka memperingati hari ulang tahun ke 42 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Propinsi Kepri. Salah satunya  adalah kegiatan jalan santai yang digelar oleh BKMT Propinsi Kepri dalam rangka HUT ke 42 BKMT.

Acara digelar di Halaman Mall Ramayana, Tanjungpinang, Ahad (22/1). Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau  Dewi Kumalasari Ansar juga melepas peserta jalan santai dalam acara  Milad BKMT ke-42 kali ini .

Usai melaksanakan Jalan Santai bersama seluruh anggota BKMT Tanjungpinang, dilanjutkan dengan Senam Pagi dan ditutup dengan Doa bersama.

Dewi Ansar mengharapkan dengan Milad BKMT ke-42 ini agar para kader BKMT seluruh Kepri untuk dapat tetap solid dan tetap menjaga kekompakan.

“Oleh karenanya, saya meminta agar seluruh anggota BKMT Kepri agar dapat meningkatkan komunikasi yang baik antar pengurus BKMT Kepri dan bisa saling mendukung dalam ukhuwah,” tegasnya.

Selanjutnya, Dewi Ansar juga menyarankan kepada para ibu agar di setiap pengajian BKMT untuk mengajak suami dan anaknya untuk mengikuti pengajian bersama.

“Karena dengan membawa pasangan, tentu mendapatkan khazanah keilmuan agama, manfaatnya pastilah hubungan di dalam keluarga menjadi harmonis, lebih lanjut lagi manfaatnya dapat mengurangi angka KDRT di Kepri,” harapnya.

Lanjut Dewi Ansar, adapun manfaat untuk para anak adalah ketika si anak melihat ibunya selalu mengikuti majelis taklim, tentu si anak suatu saat akan mencontoh kebiasaan-kebiasaan orang tuanya,’ terangnya.

Di usia ke-42 diharapkan mampu menjadi media pemberdayaan dan pengembangan pendidikan keagamaan bagi setiap anggota organisasi dan masyarakat Kepri.

Editor :Pariadi

Reporter:  Abdi Perdana