read news – Ekowisata Mangrove Terpadu di Setokok Batam, Ini Konsepnya

0
Ketua LSM Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan Provinsi Kepri Suardi (tengah kaus kuning bertopi) usai melakukan penanaman rutin mangrove. (Foto: Aby-batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Lokasi penanaman mangrove di Pesisir Pantai Setokok Kota Batam,  dipenuhi oleh bibit bibit yang sudah ditanam oleh warga Setokok. Lokasi penanaman  yang pernah ditanami mangrove oleh Presiden Jokowidodo September 2021 silam menginspirasi warga tentang   Ekowisata Mangrove Terpadu di Setokok Batam.

Ekowisata ini , menurut Ketua LSM Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan Provinsi Kepri Suardi,  berangkat dari harapan warga masyarakat kota Batam, bahwasanya di lokasi tersebut bisa dibangun dan dijadikan Eko wisata mangrove terpadu.

“Supaya ada nilai ekonomisnya untuk mengangkat perekonomian masyarakat,” kata Ketua LSM Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan Provinsi Kepri, Suardi di lokasi penanaman mangrove Kamis (4/8/2022).

Menurut Suardi, Kota Batam khususnya yang ada di pesisir, dengan adanya ekowisata mangrove terpadu , akan sangat berdampak positif terkait masalah perekonomian pendidikan dan penghasilan warga-warga yang ada di sekitar pesisir Kota Batam .

“Kita berharap pemerintah pusat khususnya pak Presiden Jokowi  dan juga beberapa kementerian terkait memberikan dukungan penuh untuk menjadikan lokasi tanaman pak presiden itu sebagai kawasan Eko wisata mangrover terpadu,” jelas Suardi.

Hal ini lantaran  lokasinya sangat bagus sekali, daya dukung pantainya pun bisa dimanfaatkan, mangrovenya sudah sangat bagus.

“Ditambah lagi di situ ada nilai jual yang luar biasa karena di situ ada mangrove yang ditinggalkan oleh pak presiden dan kita juga berharap kepada pemerintah pusat dan istana supaya di lokasi tanaman presiden itu dijadikan monumen sejarah.

“Kami berharap di lokasi dibangun sebuah monumen ke depan tidak akan terganggu dengan kepentingan-kepentingan swasta yang kita tidak tahu,” katanya lagi.

Suardi menambahkan saat ini begitu antusiasnya masyarakat di situ mereka sudah membuat kelompok wisatanya yaitu kelompok wisata mangrove terpadu setokok.  (Aby)