9 Tewas akibat Wabah Flu di Thailand, 107.507 Orang Terinfeksi

0
Ilustrasi flu anak. (Foto : iStockPhoto)

Bangkok,batamtv.com,- Wabah influenza di Thailand telah menewaskan sedikitnya sembilan orang. Bahkan negara tersebut juga mencatat sedikitnya 107.507 kasus infeksi flu selama 2025 ini.

Menurut Jurai Wongsawat, Juru Bicara Departemen Pengendalian Penyakit Thailand, pihaknya telah mempercepat pasokan vaksin untuk populasi anak-anak dan lansia yang rentan.

Sebagaimana diberitakan The Independent pada Kamis (20/2/2025), jumlah infeksi tertinggi ditemukan di antara anak-anak berusia lima hingga sembilan tahun. Kemudian diikuti oleh mereka yang berusia di bawah empat tahun dan antara 10 dan 14 tahun.

Jenis virus influenza yang paling umum adalah A/H1N1. Sementara hanya sekitar 7.800 kasus influenza tercatat di seluruh Thailand sepanjang Januari, namun jumlahnya melonjak menjadi 99.057 pada 15 Februari, dengan sembilan kematian.

“Korban termuda berusia 11 tahun dan yang tertua berusia 86 tahun,” kata kementerian kesehatan, seraya menambahkan, mereka semua telah divaksinasi terhadap flu.

Phuket, Bangkok, Chiang Mai, Phayao, Lamphun, dan Lampang termasuk di antara provinsi-provinsi yang paling parah terkena dampak di negara tersebut. Tingkat infeksi tertinggi telah dilaporkan di sekolah, penjara, dan kamp militer.

Dr. Jurai mengatakan, telah terjadi peningkatan yang stabil dalam kasus influenza di negara tersebut sejak pelonggaran pembatasan pandemi Covid. “Statistik menunjukkan bahwa flu menyebar dengan cepat di antara anak-anak. Sekolah-sekolah direkomendasikan untuk memberlakukan tindakan ketat guna mencegah penyebaran infeksi,” terangnya.

“Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, orang yang terinfeksi harus tinggal di rumah setidaknya selama tiga hingga lima hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Yong Poovorawan, seorang ahli virus di Fakultas Kedokteran Universitas Chulalongkorn, memberikan pernyataannya. “Influenza bersifat musiman. Penyakit ini menyebar pada musim dingin di belahan bumi utara dan selatan,” jelas dia.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                 : Kompas.com