Massa Aksi Bela Palestina Mulai Padati Kawasan Monas

0
Massa Padati Kawasan Monas dalam Aksi Bela Palestina Pagi Ini. (Foto :Lidia Pratama Febrian/Kompas.com)

Jakarta,batamtv.com, – Massa aksi bela Palestina mulai memadati kawasan Pintu Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (18/5/2025) pagi. Massa dari Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) menggelar asks untuk mengenang tragedi Nakba 15 Mei 1948, saat ratusan ribu warga Palestina terusir dan menjadi korban kekejaman zionis Israel.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, massa mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB. Mereka mengenakan pakaian serba putih dan hitam, serta membawa bendera Palestina, spanduk, dan selebaran bertema solidaritas.

Di lokasi aksi, panitia mendirikan sebuah panggung dan tenda di area Pintu Selatan Monas.

Aksi berlangsung dalam suasana tertib, diselingi orasi dari perwakilan ARI-BP dan penampilan lagu-lagu perjuangan, termasuk lagu “Atuna Tufuli” yang menggema di antara peserta aksi. Aksi ini mengusung tema “Genosida Belum Berhenti, Jangan Ada Nakba Lagi”, sebagai seruan agar kekerasan terhadap rakyat Palestina dihentikan dan tragedi serupa tidak terulang.

Salah satu peserta aksi, Hidayat (29), mengaku datang dari Bekasi bersama rombongan komunitasnya sejak subuh. “Kami ingin menunjukkan solidaritas kami terhadap rakyat Palestina. Ini bukan hanya soal agama, tapi soal kemanusiaan,” ujar Hidayat kepada Kompas.com di lokasi.

Senada dengan itu, Nurul Aini (41), peserta aksi asal Depok, mengatakan bahwa aksi ini penting untuk menyuarakan ketidakadilan. “Anak-anak, perempuan, orang tua menjadi korban. Dunia tidak boleh diam. Lewat aksi damai ini, kami ingin dunia tahu bahwa rakyat Indonesia peduli,” kata dia.

Pihak kepolisian dari tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Gambir dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut. Sementara itu, Wakapolsek Gambir, Kompol Dwi Haribowo, mengatakan sebanyak 912 personel diturunkan dan tersebar sepanjang Kedutaan Besar AS hingga kawasan Monas.

“Keseluruhan pasukan ada 662, sedangkan di titik utama aksi dengan 250 personel fokus di titik aksi utama,” kata Kompol Dwi saat ditemui di lokasi.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga diterapkan untuk mencegah kemacetan di lokasi. “Yang di sebelah utara kami tutup karena sudah terlalu penuh. Arus lalu lintas kami alihkan ke Merdeka Selatan sampai ke arah Gambir. Rekayasa ini berlaku sampai aksi selesai, sekitar pukul 10.00 WIB,” jelas dia.

Menurutnya, massa hingga pukul 08.30 sebanyak 3.000 orang dan berkemungkinan akan terus bertambah. Hingga pukul 09.30 WIB, massa masih terlihat memadati area sekitar Monas, dengan suasana tetap kondusif.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                : Kompas.com