
Jakarta,batamtv.com, – Presiden terpilih Prabowo Subianto telah menemui setidaknya 49 figur untuk menjadi bakal menteri dalam kabinetnya mendatang. Namun, sampai pukul 21.35 WIB tak tampak kader ataupun elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, dan PDI-P yang datang ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).
Meski begitu, Prabowo sempat mengatakan bahwa ada perwakilan anggota PKS yang datang malam itu. “Mungkin (kader) PKS Anda tidak perhatikan, tapi karena dia seorang profesional. Jadi begini, beberapa, saya terus terang saja menyatakan, saya apresiasi para ketum, banyak ketum yang diajukan orang-orang profesional,” ujar Prabowo kepada awak media.
Sebenarnya, PKS sendiri sudah sempat mengadakan pertemuan dengan Prabowo di Kertanegara pada Jumat (11/10/2024). Para Pemimpin Baru dan Napas ASEAN Artikel Kompas.id Kala itu, Prabowo menemui sejumlah kader elite PKB, seperti Pelaksana Tugas (Plt) Presiden PKS Ahmad Heryawan, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, dan Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsy.
Pascapertemuan itu, Jazuli mengungkapkan sudah menyetorkan nama kader PKS untuk mengisi kabinet Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. “Menteri sudah kita serahkan, tinggal terserah Pak Prabowo akan diterima atau tidak diterima,” sebutnya pada wartawan, Senin.
Sementara itu, Partai Nasdem memang menyatakan tidak mengirimkan kader untuk mengisi kabinet mendatang. “Atas dasar pertimbangan banyak hal, kami memutuskan untuk tidak masuk dalam kabinet,” ucap Hermawi, dikutip dari Kompas.id, Minggu (13/10/2024).
Meski begitu, ia menekankan Nasdem bakal tetap berkontribusi untuk mendukung pemerintahan ke depan. Baginya, Nasdem bakal berperan lebih optimal tanpa mengisi kursi menteri.
“Jadi ini bukan soal menolak atau menerima, tapi memang sikap Nasdem adalah memberikan kontribusi lain selain menempatkan orang di kabinet,” tuturnya.
Sementara itu, sampai dengan pemanggilan semalam, belum ada pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Padahal, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyampaikan, pertemuan itu merupakan kunci apakah PDI-P bakal memutuskan masuk dalam kabinet Prabowo atau tidak.
Sempat diisukan, bahwa keduanya akan berjumpa pada 17 Oktober 2024. Puan pun tak menampik wacana yang berkembang di awak media tersebut. “Insya Allah,” jawab Puan singkat. Di sisi lain, Prabowo sendiri mengaku ingin segera bertemu Megawati sebelum pelantikannya pada 20 Oktober 2024.
“Mudah-mudahan sebelum pelantikan (bertemu Megawati), mudah-mudahan,” ucap Prabowo setelah acara pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR RI periode 2024-2029 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10/2024).
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Sumber : Kompas.com









































