sosok inspiratif – Gunawan Satary Dan Jejak Sukses HKTI Batam Mendatangkan Sapi Dari Kupang

0
Nama Gunawan Satary dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Batam akhir akhir ini mengundang perhatian dan perbincangan hangat di tengah warga Batam. Pasalnya, melalui Koperasi Konsumen HKTI Batam, Gunawan dengan HKTI-nya dianggap sukses mendatangan sapi dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), guna memenuhi kebutuhan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 2023. Tampak Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Batam Gunawan Satary berpose dalam forum resmi baru baru ini. (foto: kiriman untuk batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Nama Gunawan Satary dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Batam akhir akhir ini mengundang perhatian dan perbincangan di tengah warga Batam.

Pasalnya, melalui Koperasi Konsumen HKTI Batam, Gunawan dengan HKTI-nya dianggap sukses mendatangan sapi dari Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), guna memenuhi kebutuhan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 2023.

Tak tangung-tanggung, mantan jurnalis yang malang melintang di dunia organisasi dan bisnis itu berhasil mendatangkan sapi dari daerah yang bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal sebagai daerah zona hijau itu, sebanyak 500 ekor dalam satu trip pengantaran.

Dengan segudang pengalamannya, Ketua HKTI Batam Gunawan Satary mumpuni dan cukup menguasai dalam hal kualitas daging dan kesehatan sapi serta perawatannya. Tampak Gunawan Satary sedang meninjau hewan sapi di “Kandang Amanah HKTI Batam”.

Ditemui awak media batamtv.com di Batam Centre, Ahad (25/06), Gunawan Satary mengakui proses mendatangkan 500 ekor sapi sempat mendapat penolakan dari beberapa orang anggota Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam (APHTB). Namun Gunawan menganggapnya sebagai sebuah dinamika dan tantangan dalam dunia bisnis. Menurutnya, selama menghormati dan menjalankan aturan perundang-undangan dan menjunjung tinggi etika berbisnis, tak ada alasan untuk berhenti bekerja, apa pun rintangannya.

Pada akhirnya, malah sebagian dari anggota APHTB mendapatkan pasokan hewan yang akan dijualnya kepada konsumen dari Koperasi Konsumen HKTI Batam yang dipimpinnya itu.

Gunawan memastikan bahwa sedari awal fihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan siapapun, terkhusus dengan pihak APHTB.

Namum demikian, Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kritikan dan masukan dari fihak APTB. Semua itu Dia pandangan sebagai sesuatu yang membangun dan bernilai positif. Ke depan Gunawan berharap bisa terjadi sinergi dan kolaborasi dengan fihak APHTB untuk kerjasama yang saling membangun.

“ Saat kami memperoleh surat pra rekomendasi dari Dinas Katahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, orang pertama yang kami jumpai adalah Ketua APHTB,” beber pria yang juga Ketua Harian Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Batam itu.

Kendati ada yang merasa terusik dengan gebrakan HKTI Batam mendatangkan sapi dengan jumlah besar ke Batam, banyak kalangan menyampaikan pandangan yang positif dan pujian pada Gunawan.

Seperti yang disampaikan seorang pelaku usaha di bidang pertanian dan peternakan di Batam Rika Santosa.

Menurutnya, sebagai anggota HKTI dirinya merasa salut dan bangga terhadap HKTI Batam, khususnya ketua dan para anggota yg terlibat dalam Tim Pengadaan Sapi Ini.

“HKTI Batam telah membuktikan berani dan mampu menjalankam bisnis yg prosesnya tidak mudah, beresiko dan beromzet miliaran,” ujar pria asal Sumbar itu.

Di kalangan internal sendiri, prestasi Gunawan selama ini juga mendapat pengakuan dan apresiasi tersendiri.

Atas kinerjanya yang amanah dan sukses dalam memimpin dan membesarkan HKTI Batam, dia mendapatkan kepercayaan memimpin HKTI Batam periode kedua masa bakti 2022 hingga 2027.

Kinerja Gunawan Satary dalam memimpin HKTI Batam terbilang paling sukses dibanding pengurus HKTI kota/kabupaten se Kepulauan Riau (Kepri).

Hal itu seperti disampaikan Sekretaris HKTI Kepri Indra Sudirman. Menurut Indra, dari kepengurusan HKTI tingkat kota/kabupaten yang ada, HKTI Batam yang paling menonjol dan aktif.

“HKTI Batam banyak membuat program dan terobosan dalam rangka memajukan petani dan dunia pertanian di Kepri,” ujar Indra.

Gunawan juga dianggap berhasil membangun minat dan kesan bahwa bidang usaha bidang pertanian, perikanan dan peternakan yang menjadi ranah binaan HKTI, sebagai pilihan usaha yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Saat ini, banyak kalangan masyarakat kelas menengah yang melirik sektor usaha ini dan mau bergabung di HKTI. Selain itu, Gunawan dinilai berhasil membangun organisasi yang solid dan lebih dikenal di kalangan masyarakat luas.

Wakil Ketua bidang Organisasi dan Keanggotaan HKTI Kepri Erwan memiliki penilaian yang sama.

Pada satu kesempatan Erwan menyampaikan, secara keorganisasian maupun program, HKTI Batam paling menonjol dan nyata eksistensinya.

“HKTI Batam memang Top,” pungkas Erwan. (adv)

editor: oktarian

reporter: muhammad amin