
BATAM, batamtv.com – Angka prevalensi stunting di Kota Batam mengalami penurunan. Hal ini tidak lepas dari peran serta dari semua pihak di Batam dalam menanganai stunting ini . Penurunan ini juga atas peran serta seluruh perguruan tinggi di Batam dan pembentukan kelurahan bebas stunting.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Amsakar menyebutkan, atensi semua pihak sangat luar biasa perihal penanganan stunting ini. Ia bercerita perihal kunjungan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo pada awal November 2021 lalu.
“Saat itu ada MoU perguruan tinggi di Batam dan pembentukan kelurahan bebas stunting,” ucap Amsakar Achmad saat hadir dalam pengukuhan Bapak Asuh Stunting tingkat Kota Batam di Kodim 0316 Batam, Kamis (15/12) pagi.
Senada dengan upaya pusat, Batam juga bergerak dengan segal potensinya. Amsakar memaprakan dengan menggerakan 22 puskesmas, membentuk tenaga pendamping keluara dengan jumlah 1.500an.
“Tim turun di 12 kecamatan untuk berikan edukasi hingga pemberian vitamin,” ucapnya.
Hasilnya, dari tahun ke tahun pencegahan kasus stunting dari tahun ke tahun semakin baik. Prevelensi stunting pada tahun 2020 sebesar 8,7 persen. Lalu tahun 2021 turun menjadi 6,02 persen. Dan, tahun 2022 turun lagi menjadi 2,42 persen.
“Dalam beberapa tahun penurunannya relatif signifikan dan karena ini Kota Batam mendapat apresiasi,” terangnya.
Capaian ini tentu saja tak lepas dari peran semua pihak, dari petugas medis, TNI Polri, tenaga pendamping dan umumnya masyarakat.
“Alhamdulilah sekarang TNI pun menjadi bagian (melalui program inisiatif Bapak Asuh Stunting, red) untuk menangani stunting ini. Kita tentu berharap angka 2,42 persen segera tertangani,” harap dia.
Sementara itu, Dandim 0316 Kota Batam Letkol Inf Galih Bramantyo menyebutkan, ini merupakan bagian dari upaya bersama menangani stunting. Menurut dia, seyogyanya Batam sudah tak lagi ada kasus ini.
Namun demikian, senada dengan Amsakar, ia merasa bangga bahwa kolektivitas semua pihak menuai hasil. Penanganan stunting semakin baik.
“Alhamdulillah kasusnya terus menurun, mari wujudkan Batam zero kasus stunting,” ajaknya.
Editor : Oktarian
Reporter : Muhammad Amin









































