Singapura Siapkan Regulasi Blind Box untuk Tekan Potensi Perjudian

0
Ilustrasi boneka Labubu. Seorang anak di China memecahkan plafon kaca dan lampu kristal setelah dilarang main boneka Labubu seri terbatas dari blind box seharga sekitar Rp 322 ribu - 483 ribu.(Instagram via VnExpress) (sumber : kompas.com)

Singapura, batamtv.com – Pemerintah Singapura berencana memperketat aturan penjualan blind box atau kotak kejutan guna meminimalkan potensi kecanduan perjudian di masyarakat.

Dikutip dari The Straits Times, Sabtu (14/2/2026), Menteri Dalam Negeri Singapura K. Shanmugam menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan kajian menyeluruh sebelum memutuskan penyusunan regulasi baru. Aturan tersebut akan memuat persyaratan khusus bagi pelaku usaha yang memasarkan produk blind box.

Blind box merupakan kemasan tertutup berisi barang koleksi acak, seperti action figure, mainan, atau aksesori. Pembeli tidak mengetahui isi produk saat transaksi dilakukan. Dalam praktiknya, sebagian produsen tidak mencantumkan peluang memperoleh item tertentu, termasuk barang langka yang banyak diminati kolektor.

Model penjualan ini menunjukkan pertumbuhan signifikan secara global. Nilai pasar blind box tercatat mencapai 11,38 miliar dolar AS pada 2021 dan diproyeksikan meningkat menjadi 24,2 miliar dolar AS pada 2033.

Salah satu produk yang populer ialah Labubu, karakter keluaran Pop Mart yang semakin dikenal setelah diperkenalkan oleh Lisa dari grup Blackpink pada 2024. Perusahaan mainan asal China tersebut telah mengoperasikan lebih dari 500 gerai di berbagai negara, termasuk enam toko di Singapura.

Selain itu, merek asal Jepang seperti Mofusand dan Sonny Angel juga memiliki basis penggemar tersendiri. Di pasar domestik, perusahaan rintisan Unigons meluncurkan koleksi “Fortune Merlion” berbahan plastik daur ulang dengan harga 60 dolar Singapura dalam rangka peringatan 60 tahun kemerdekaan negara tersebut.

Fenomena kotak kejutan turut merambah sektor lain, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap produk berbasis kejutan dan koleksi terbatas. Pemerintah menegaskan regulasi yang disiapkan bertujuan menjaga keseimbangan antara perkembangan industri kreatif dan perlindungan masyarakat.

Sumber : kompas.com