Pemko Tanjungpinang Pastikan Stok Bahan Pokok Aman, Kenaikan Harga Jelang Idulfitri Dinilai Masih Wajar

0
Ket Foto : Walikota Tanjungpinang bersama jajaran dinas terkait saat kegiatan GPM di Jl Bandara, Kelurahan Pinang Kencana

TANJUNGPINANG, Batamtv.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang IdulFitri 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, stok ayam potong ditingkatkan dari 6.000 menjadi 8.000 ekor per bulan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang Riany, saat ditemui disela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jl. Bandara kawasan Ganet, Tanjungpinang Timur, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan harga dan distribusi setiap hari guna menjaga stabilitas pasokan di pasar.

“Kami memantau setiap hari. Memang ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, tetapi marginnya tidak terlalu tinggi,” ujar Riany.

Ket Foto : Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang Riany.

Ia menjelaskan, sebagian besar pasokan sayur mayur seperti kangkung dan kacang panjang berasal dari Kabupaten Bintan. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir sempat memengaruhi panen sehingga berdampak pada kenaikan harga di pasar, meski masih dalam batas wajar.

Untuk komoditas ayam, Disperdagin telah berkoordinasi dengan distributor utama, termasuk PT Japfa dan PT Charoen Pokphand di Bintan, guna memastikan kelancaran distribusi.

“Distributor menyiapkan tambahan stok ayam potong sekitar 10 persen dari kebutuhan normal bulanan,” katanya.

Selain itu, Disperdagin membentuk grup koordinasi khusus bersama distributor untuk menindaklanjuti secara cepat jika terjadi kendala penyaluran.

Menurut Riany, peningkatan stok sebenarnya sudah dilakukan sejak momentum Tahun Baru Imlek. Namun, faktor cuaca tetap menjadi perhatian karena kondisi hujan dapat memengaruhi stabilitas produksi ayam.

Ia menegaskan, selama stok tersedia dan distribusi berjalan lancar, tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga secara signifikan.

“Kalau kenaikan mulai mengganggu stabilisasi harga, akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Pemko Tanjungpinang memastikan langkah antisipatif ini dilakukan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya tanpa kekhawatiran lonjakan harga yang berlebihan.*

Penanggungjawab : Oktarian

Editor : Oktarian

Reporter : Dwi Susilo