Operasi Ketupat Seligi 2026 Berakhir, Polda Kepri Pastikan Situasi Tetap Kondusif

0
Kapolda Kepri Irjen Polisi Asep Safrudin memberi tiket mudik gratis kepada salah satu penumpang kapal ferry tujuan Tanjungpinang di Batam, Kepri, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Amandine Nadja. (sumber : antarakepri)

Tanjungpinang, batamtv.com – Kepala Polda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 berlangsung aman dan terkendali.

Operasi pengamanan Idulfitri yang berlangsung pada 13–25 Maret 2026 tersebut dinilai berjalan tertib serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, Jasa Raharja, serta masyarakat yang turut menjaga kondisi tetap kondusif.

Menurutnya, selama periode libur Idulfitri tidak ditemukan kejadian menonjol, baik terkait gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas pada titik prioritas pengamanan.

Ia menjelaskan bahwa seluruh satuan tugas mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan pelayanan berjalan optimal.

Operasi ini melibatkan sekitar 1.450 personel gabungan yang ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau, terutama di pusat keramaian dan jalur mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik.

Dari sisi kinerja, tercatat peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang operasi, satgas melaksanakan 7.203 kegiatan atau meningkat 5,25 persen, serta menghasilkan 7.114 laporan dari target yang ditetapkan.

Selain itu, kegiatan subsatgas mencapai 2.769 kegiatan dengan jangkauan kepada 18.018 masyarakat.

Meski demikian, Kapolda mengakui masih terdapat catatan evaluasi terkait gangguan kamtibmas di luar area prioritas, yang dipengaruhi tingkat kewaspadaan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Polda Kepri akan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan pada 26–29 Maret 2026 dengan melibatkan 135 personel guna mengantisipasi potensi gangguan selama arus balik dan aktivitas pascalibur panjang.

Sumber : antarakepri